Terkini, Makassar — Perumda Air Minum Kota Makassar mendorong pembangunan bendung karet di sekitar Sungai Tello sebagai salah satu langkah strategis untuk mengatasi persoalan ketersediaan air baku, khususnya saat musim kemarau.
Usulan tersebut disampaikan Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, saat melakukan pemaparan dan koordinasi di Kantor Pusat Fasilitasi Infrastruktur Daerah, Sekretariat Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI, Jakarta, Jumat (21/8/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Andi Syahrum diterima Rani Charisma Dewi dan Rethon Muliana Canopy yang mewakili Kepala Pusat Fasilitasi Infrastruktur Daerah Kementerian PU RI.
Andi mengatakan, pembangunan bendung karet di Sungai Tello dibutuhkan untuk membantu mengendalikan kadar total dissolved solids (TDS) di sekitar kawasan pompa Manggala.
Menurutnya, kadar TDS yang tinggi dapat mengganggu pengelolaan air baku dan berdampak terhadap kinerja sistem pompa.
- Meriahkan HUT ke-81 RI, Disdikbud Jeneponto Gelar Lomba Antar Bidang, Dari Joget Balon Hingga Lari Sarung
- Dinkes Sulsel Jadi Pemateri Orientasi Kader Posyandu Tentang Implementasi Pencatatan dan Pelaporan di Jeneponto
- Breaking News: Husniah Talenrang Kembali Diperiksa di Polda Sulsel
- DPRD Gowa Soroti Pemberhentian Sementara Sekda dan 14 Kepala OPD
- Four Points by Sheraton Makassar Angkat Kuliner Sulawesi Lewat Loka Rasa 2026
“Yang pertama adalah bagaimana bisa ada bendung karet di Sungai Tello supaya tingkat TDS di daerah pompa Manggala ini bisa kita minimalisir, sehingga pompa kita bisa berjalan dengan baik,” kata Andi.
Ia menjelaskan, bendung karet diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi teknis untuk menjaga kondisi sumber air baku yang digunakan Perumda Air Minum Kota Makassar.
Selain pembangunan bendung karet, Andi juga membawa usulan lain kepada Kementerian PU, yakni pemanfaatan air dari Bendungan Nipa-Nipa untuk menambah pasokan ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) Manggala.
Dua usulan tersebut dinilai penting untuk memperkuat ketahanan air baku Kota Makassar, terutama menghadapi musim kemarau.
Andi menyebut langkah tersebut dapat membantu mengurangi risiko krisis air bersih yang selama ini menjadi persoalan bagi masyarakat di sejumlah wilayah Makassar.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
