Terkini, Makassar — Four Points by Sheraton Makassar turut berpartisipasi dalam program kuliner tahunan Marriott Bonvoy, Loka Rasa 2026, yang mengangkat kekayaan gastronomi Nusantara melalui hidangan autentik berbasis resep tradisional, bahan pangan lokal, serta cerita budaya di balik setiap sajian.
Mengusung tema “Travel Across Indonesia Through Taste with Loka Rasa”, program ini mengajak para tamu menjelajahi keberagaman kuliner Indonesia melalui pengalaman bersantap di jaringan hotel Marriott Bonvoy.
Loka Rasa memasuki tahun keempat penyelenggaraannya. Pada 2026, program tersebut menghadirkan 10 hidangan khas Indonesia yang dikurasi oleh lima chef dari berbagai hotel Marriott International di Indonesia.
Setiap chef dipilih untuk merepresentasikan kekayaan kuliner dari daerah asalnya. Sajian yang dihadirkan tetap mempertahankan keaslian cita rasa tradisional dengan sentuhan teknik kuliner modern.
Program Loka Rasa berlangsung di jaringan hotel Marriott Bonvoy di seluruh Indonesia mulai April 2026 hingga Maret 2027 sebagai bentuk apresiasi terhadap keberagaman budaya dan tradisi kuliner Nusantara.
- Dinkes Sulsel Jadi Pemateri Orientasi Kader Posyandu Tentang Implementasi Pencatatan dan Pelaporan di Jeneponto
- Breaking News: Husniah Talenrang Kembali Diperiksa di Polda Sulsel
- DPRD Gowa Soroti Pemberhentian Sementara Sekda dan 14 Kepala OPD
- Atasi Krisis Air, PDAM Makassar Usulkan Bendung Karet di Sungai Tello
- Andi Syahrum Usulkan Air Bendungan Nipa-Nipa untuk Tambah Pasokan PDAM Makassar
Angkat Dua Kuliner Khas Sulawesi
Dalam program tersebut, Four Points by Sheraton Makassar diwakili Executive Sous Chef Grace Natalia C. Titaheluw yang mempersembahkan dua hidangan khas Sulawesi, yakni Bubur Manado (Tinutuan) dan Es Pisang Ijo.
Kedua kuliner tersebut dipilih karena tidak hanya dikenal sebagai makanan khas daerah, tetapi juga memiliki nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian dari identitas masyarakat Sulawesi.
Bubur Manado atau Tinutuan menghadirkan perpaduan beras, beragam sayuran segar, dan rempah-rempah. Cita rasanya ringan, tetapi tetap kaya karakter.
Hidangan ini disajikan bersama pelengkap khas seperti sambal roa. Menurut materi program, Tinutuan mencerminkan filosofi masyarakat Sulawesi yang menghargai keberagaman bahan pangan lokal dan kesederhanaan dalam kehidupan sehari-hari.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
