Aturan BLT Rp 600.000 untuk Pekerja Swasta Terbit, Begini Teknis Pencairannya

Terkini.id, Jakarta-Pemerintah sebelumnya telah mendata para pekerja dengan gaji di bawah Rp 5 juta untuk diberikan bantuan Rp 600.000 per bulan.

Pemberian bantuan tersebut cuma diperuntukkan kepada para karyawan swasta untuk membantu daya beli mereka,

Pemerintah pun kini telah menerbitkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) nomor 14 tahun 2020 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji/Upah Bagi Pekerja/Buruh Dalam Penanganan Dampak COVID-19.

Baca Juga: Deretan Profesi di Indonesia yang Gaji Perempuannya Selangit, Profesi Kamu...

Pada pasal 3 ayat (2) Permen itu mengatur tentang syarat untuk memperoleh bantuan Rp 600 ribu/bulan yang akan diberikan selama 4 bulan atau totalnya Rp 2,4 juta/orang sebagai berikut:

1. Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan

Baca Juga: Gaji Bulan Desember dan Januari 2021 ASN Makassar Telat, Cicilan...

2. Terdaftar sebagai peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan yang yang dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan

3. Pekerja/buruh penerima gaji/upah

4. Kepesertaan sampai dengan bulan Juni 2020

Baca Juga: Gaji Bulan Desember dan Januari 2021 ASN Makassar Telat, Cicilan...

5. Peserta peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan gaji/upah di bawah Rp.5.000.000,00 (lima juta rupiah) sesuai gaji/upah terakhir yang dilaporkan oleh pemberi kerja kepada BPJS Ketenagakerjaan

6. Memiliki rekening bank yang aktif

Permen itu ditetapkan oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, yang diundangkan dan mulai berlaku per 14 Agustus 2020.

Dalam Permen tersebut, tak dicantumkan tanggal pencairan bantuan Rp 600 ribu/bulan itu.

Akan tetapi, menurut pernyataan Ketua Pelaksana Harian Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sekaligus Menteri BUMN Erick Thohir pada 12 Agustus 2020 lalu, bantuan itu rencananya akan diberikan dua tahap yakni Agustus dan September.

Secara rinci, bantuan gaji September-Oktober diberikan pada Agustus dan gaji November-Desember diberikan September. Aturan lengkap bisa dicek disini.

Bagikan