Terkini.id, Jakarta – Keluarga korban kasus Subang, Lilis menyoroti soal proses autopsi jenazah Tuti dan Amel oleh pihak Kepolisian yang menurutnya hanya berlangsung dua jam. Menurutnya, hal itu tidak masuk akal.
Kakak kandung Tuti korban kasus Subang itu menilai, proses autopsi terhadap mayat keluarganya itu terbilang singkat.
Menurut Lilis, proses autopsi jasad oleh pihak Kepolisian normalnya berlangsung selama tiga hari. Maka dari itu, ia menilai waktu dua jam untuk autopsi tidak masuk akal.
“Autopsi dari jam 10 sampai jam 12, cuma dua jam, masuk akal gak coba? Jam setengah dua udah ke sini, ketemu hasilnya. (Padahal) denger-denger, kata orang, autopsi itu bisa tiga harian,” ujar Lilis, dikutip dari Grid, Selasa 19 Oktober 2021.
Ia pun mengaku saat proses autopsi, dirinya dan keluarga Tuti berniat menjadi saksi atau minimal hadir di lokasi autopsi.
Namun, kata Lilis, pihak Kepolisian tak memberi mereka izin. Polisi malah mengatakan, atas dasar apa pihak keluarga ingin melakukan hal tersebut.
“Gak jadi, pas saya mau jadi saksi pas autopsi, gak dibolehin. Katanya, ngapain sih,” tuturnya.
Lantaran hal itu, Lilis pun merasa curiga ada yang tidak beres dengan proses pemeriksaan yang dilakukan Polisi.
Kejanggalan itu, menurut Lilis, semakin menjadi-jadi usai dirinya mengetahui adik kandung Yosef yakni Mulyana memiliki anak yang berprofesi sebagai Polisi dan bertugas di Desa Jalancagak Subang.
“Anaknya Pak Mulyana, adiknya Yosef itu seorang polisi, saya curiganya itu,” ungkapnya.
Mengutip Hops.id, Lilis mengaku sebelum polisi memutuskan kembali mengautopsi jasad korban kasus Subang itu dirinya sebenarnya telah memiliki ide demikian.
Lilis mengatakan, makam kedua keluarganya itu harus kembali dibongkar untuk menemukan bukti baru.
Namun, kala itu ide keluarga korban kasus Subang agar Polisi melakukan autopsi terhadap jasad Tuti dan Amel tersebut hanya ditertawakan.
“Dulu tuh udah pengen bongkar makam Tuti, tapi diketawain. Apa barang buktinya? Lah, kenapa tanya saya, saya juga enggak tahu,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
