Makassar Terkini
Masuk

Bahar bin Smith Ditahan, Persoalannya Berbuntut Panjang! Ferdinand Hingga Debat Sengit Habib Kribo dan Haikal Hassan

Terkini.id, Jakarta – Bahar bin Smith atau Habib Bahar resmi ditetapkan sebagai tersangka, dan ditahan Polda Jabar usai ditetapkan jalani pemeriksaan terkait kasus penyebaran berita bohong, Senin 3 Januari 2022, malam.

Meski sang Habib telah ditahan, namun persoalan yang terjadi berbuntut panjang dan menuai kontroversi, hingga menjadi perdebatan.

Proses hukum yang menjerat pemilik pondok pesantren Tajul Alawiyyin ini, terkait kasus hoax menjadi perdebatan.

Suara yang pro Habib Bahar menganggap proses hukum tersebut aneh dan terjadi begitu cepat.

Namun, yang kontra mendukung ditahannya penceramah kontroversi tersebut.

Melansir dari viva.co.id, hal tersebut kemudian dibahas dalam Catatan Demokrasi tvOne yang menghadirkan sejumlah pembicara seperti penceramah Haikal Hassan dan Habin Zen Assegaf alias Habib Kribo.

Salah satu sesi acara diskusi itu akhirnya menimbulakan perdebatan sengit antara Haikal dengan Habib Zen.

Tak sampai disitu saja, persoalan tentang proses hukum yang dijalani Bahar Smith juga tak kalah sengit menjadi perdebatan di media sosial.

Salah satu pegiat media sosial, Ferdinand Hutahean juga turut menjadi sorotan publik karena cuitannya yang dinilai berlebihan.

Dalam cuitan tersebut Ferdinand menuliskan ‘Kasihan sekali ternyata Aallah mu lemah harus dibela. Kalau aku sih Allah ku luar biasa, maha segalanya, Dia lah pembelaku selalu dan Allah ku tak perlu dibela’ , Selasa 4 Januari 2022.

Cuitan itu sontak diserbu ramai-ramai oleh warganet pengguna Twitter, dan menyebut Ferdinand penista agama dan hal-hal serupa.

Kuat dugaan netizen, cuitan yang dilayangka  Ferdinand itu merupakan bentuk sindiran terhadap ucapan KH. Shobri Lubis yang menyatakan bahwa Bahar Smith tengah membela Allah.

“Kalau Habib Bahar salah kita gak terlalu permasalahkan. Kalau Habib Bahar membela Allah dan Rasulnya, yuk mari kita sama-sama membela Allah dan Rasulnya,” ujar KH. Shobri Lubis dalam sebuah video yang diunggah Minggu, 2 Januari 2022 lalu.

Kemudian, akhirnya mantan politisi Partai Demokrat itu memberi klarifikasi atas cuitannya itu.

Ia menegaskan bahwa cuitannya itu bukan ditujukan kepada pihak tertentu, melainkan dialog antara hati dan pikirannya sendiri yang sedang down.