Terkini.id, Jakarta – Beredar video pendakwah, Bahar bin Smith mengatakan bahwa haram hukumnya melawan Pemerintah yang sah.
Video ceramah berdurasi 43 detik tersebut diunggah di Twitter oleh akun @QaillahAsyiqah pada Selasa, 30 November 2021.
“Kalau pemerintah tidak mau di kritik, berarti ini bukan Negara Demokrasi” (Habib Bahar Smith). (Ponpes Tajul Alawiyyin 29/Nov/2021),” kata pemilik akun tersebut.
Adapun dalam video yang diunggah, awalnya Bahar bin Smith mengatakan bahwa pihaknya itu tidak melawan Pemerintah.
Ia mengaku tahu hukum dan agama, lalu menegaskan bahwa haram hukum melawan Pemerintahan yang sah.
- Dihukum 6 Bulan Penjara, Bahar bin Smith Bebas 1 September Nanti
- Soroti Vonis Penjara Bahar Bin Smith, Chusnul Chotimah: Indonesia Darurat Kebohongan!
- Habib Bahar Semprot Ferdy Sambo: Menutupi Kasus KM 50, Allah Balas!
- Amanda Manopo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Untuk Habib Bahar: Sehat Selalu
- Sindir Keras Soal Capres 2024, Habib Bahar: Pada Khianat Semua!
“Eh, kita ini tidak lawan Pemerintah. Kita orang tahu agama, kita orang tahu hukum,” kata Bahar bin Smith.
“Haram! Haram, melawan Pemerintah yang sah. Haram!” tambahnya dengan penekanan pada kata “haram”.
Bahar bin Smith menjelaskan bahwa yang dilawan dari Pemerintah adalah kezaliman, ketidakadilan, serta kebijakan-kebijakan yang menyengsarakan rakyat.
“Yang kita lawan kezalimannya, yang kita lawan ketidakadilannya, yang kita lawan kebijakan-kebijakan yang menyengsarakan rakyat,” kata Bahar bin Smith.
“Itu yang kita lawan, Itu yang kita kritik,” sambungnya.
Bahar bin Smith lalu menyinggung bahwa jika Pemerintah tidak mau dikritik, maka itu berarti bahwa ini bukanlah negara demokrasi.
“Kalo Pemerintah gak mau dikritik, berarti bukan negara demokrasi,” katanya sambil memukul-mukul meja.
Pernyataan Bahar bin Smith itu pun dibalas jemaah dengan menyerukan Takbir.
“Takbir!” kata salah satu Jemaah.
“Allahuakbar!” balas Jemaah lain.
Tak lama, menjelang akhir video, Bahar bin Smith kembali menekankan bahwa katanya negara ini adalah negara demokrasi.
“Katanya demokrasi. Iya, kan?” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
