Terkini.id, Jakarta – Bahar bin Smith baru ini menegaskan dirinya bukan pribadi yang selalu keras dan gemar kritik pemerintah. Seakan-akan, nilai akhlak yang dimiliki Nabi tidak pernah menjadi rujukannya.
Hal tersebut diungkap Bahar saat berbincang dengan Refly Harun pada Sabtu 11 Desember 2021 melalui YouTube Refly Harun.
Awalnya, Refly Harun menanyakan mengapa Habib Bahar kurang membahas tasawuf dan thariqah. Di mana kedua bahasan tersebut lebih mengedepankan hati dan perasaan sehingga menghasilkan kelembutan dalam bertindak.
Menjawab pertanyaan itu, Bahar bin Smith menjawab bahwa dirinya justru mengajar beberapa kitab tasawuf dan akhlak. Namun, tidak ada yang memasukkannya ke YouTube.
“Saya ini mengajar di pondok setiap malam Selasa, itu saya mengajar kitab ‘Mukasayafatul Qulub’ karangan Imam Gazali, saya ngajar kitab ‘Ihya Ulumuddin’ karangan Imam Gazali… itu semua kita tentang tasawuf. Cuma nggak pernah ada yang masukin ke YouTube.”
- Dihukum 6 Bulan Penjara, Bahar bin Smith Bebas 1 September Nanti
- Soroti Vonis Penjara Bahar Bin Smith, Chusnul Chotimah: Indonesia Darurat Kebohongan!
- Habib Bahar Semprot Ferdy Sambo: Menutupi Kasus KM 50, Allah Balas!
- Amanda Manopo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Untuk Habib Bahar: Sehat Selalu
- Sindir Keras Soal Capres 2024, Habib Bahar: Pada Khianat Semua!
“Giliran saya lagi kritik pemerintah, lagi ceramah tegas dimasukin ke YouTube,” ungkap Bahar.
Bahar melanjutkan, kalau pun ia marah dan tegas, itu bukan berarti tidak berdasar pada dalil.
“Kata siapa Rasulullah tidak pernah begitu (marah-marah). Nabi Muhammad itu kalau lagi ceramah merah mata beliau, meninggi suara beliau, bertambah kemarahan beliau. Sehingga beliau seakan-akan memberi peringatan perang,”
“Mana ada orang memberi peringatan peran, ‘sore ini kita diserang, pagi ini kita diserang’,” tutur Bahar dengan suara yang lemah.
Ia pun menantang agar ketika sedang memberi ceramah tentang akhlak nabi, agar direkam dan dimasukkan ke YouTube.
“Ceramah saya bahas akhlak nabi, sopan santun nabi, adab nabi, bagaimana Nabi Muhammad kepada orang Yahudi, kepada Nasarani, kepada kafir dzimmi, harbi, kepada kafir mu’amman, nggak pernah ada dimasukkan,” tutur Bahar mengajak.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
