Bahas “Kebijakan Pendidikan Tinggi” ABP-PTSI Gelar Dialog Awal Tahun

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan

Terkini.id, Makassar – Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABP-PTSI) Wilayah Sulawesi Selatan mengadakan kegiatan Dialog Awal Tahun dengan tema Mempersiapkan Program Transformasi PTS Menghadapi Program Kebijakan Pendidikan Tinggi Dirangkaikan dengan Sosialisasi Penerapan Tanda Tangan Elektronik pada PTS dan Rumah Sakit dari Balai Sertifikasi Elektronik (BSSN) yang dilaksanakan di Gedung Graha Pena Fajar Lantai 19 pada hari Sabtu 18 Januari 2020.

Peserta yang hadir di kegiatan tersebut dari berbagai Kota Kabupaten Sulawesi Selatan dan hampir memenuhi kuota yang ditetapkan oleh panitia. Tentunya yang hadir adalah Para Pimpinan Badan Penyelenggara dan Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Kegiatan ini disambut hangat oleh Dr. Muhammad Ridwan Arif, SE., MAF., Ak. (Ketua ABP-PTSI Wilayah Sulawesi Selatan) sebagai tuan rumah dialog tersebut.

Menurut Ketua Panitia yang juga merupakan Ketua Yayasan Pendidikan Karya Anak Bangsa (SANDI KARSA) dr. Wahyudi Hardi, M.Kes. menyampaikan adapun narasumber yang hadir kegiatan tersebut yaitu Prof. Dr. Thomas Suyitno (Ketua Umum ABP-PTSI), Prof. Dr. Jasruddin, M.Si. (Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi dan Gorontalo), Sandhi Prasetiawan, S.ST., M.AP. (Kepala Seksi Pelayanan Sertifikat Elektronik) dan Moderator dari para narasumber Ir. H. Lambang Basri, M.Sc., PhD.

“Kegiatan ini menjadi kesempatan silaturahmi pimpinan Badan Penyelenggara dan Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta se-Sulawesi Selatan. Selain itu akan ada tindak lanjut dari kegiatan ini, baik program untuk mempersiapkan arah kebijakan baru Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta penerapan tanda tangan elektronik pada Perguruan Tinggi Swasta,” ungkap dr. Wahyudi Hardi.

Selain itu, pertemuan ini yang begitu hikmat juga membahas tentang langkah dan program transformasi yang harus ditempuh bagi PTS di Era Revolusi Industri 4.0 sekarang ini.

Menurut beberapa peserta yang diminta keterangan dalam dialog tersebut Dra. Lintje Tulu, M.Kes. (Direktur Politeknik Sandi Karsa Makassar) didampingi langsung Dr. Ns. H. Trimaya Cahya Mulat, M.Kes., MM. (Wakil Direktur I) dan Sainal Edi Kamal, S.Si., M.Kes., Apt. (Wakil Direktur III) menjelaskan bahwa alumni yang dihasilkan oleh PTS selain diberikan gelar akademik, para alumni tersebut juga harus dibekali dengan kompetensi dan skill yang dapat memudahkan alumni memenangkan persaingan pasar kerja. Karna itu PTS harus bisa melakukan transformasi secara menyeluruh dan berkesinambungan pada PTS yang dikelolahnya seperti yang ditekankan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX Sulawesi dan Gorontalo dalam hal ini Prof. Dr. Jasruddin, M.Si. dalam dialognya.

Pertemuan ini berakhir dengan sesi tanya jawab dan foto bersama.

Komentar

Rekomendasi

Sebanyak 453 Peserta Ikuti Seleksi Tingkat Nasional PRISMA ’20 Unismuh Makassar

Gakkum KLHK Tangkap Pelaku Perusakan Hutan Lindung Sei Hulu Lanjai

Peduli Penghijauan Pantai, Polri Gelar Tanam Mangrove dan Tebar Benih Ikan

Presiden Jokowi Serahkan SK Perhutanan Sosial dan Hutan Adat untuk Rakyat Riau

TN Baluran ‘Africa Van Java’ di Ujung Pulau Jawa

KLHK: Indonesia Memasuki Era Baru Pengelolaan Sampah

Rapat Ortu dan Guru SMPN 14 Makassar, Ini yang Dibahas

Telah Hadir di Makassar, KAF Makassar Gelar Kajian Parenting

Eksotisme Pohon Bu’ne yang Semakin Langka

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar