Bahas Penerapan Digital dalam Industri, BKM PII Gelar Diskusi Online

Bahas Penerapan Digital dalam Industri, BKM PII Gelar Diskusi Online

Terkini.id, Makassar – Selaku usaha atau industri berusaha untuk bertahan hidup dalam kondisi pandemic, diperkirakan penerapan PSBB akan berakhir di akhir Mei 2020.

Cara bertahan hidup lebih menonjol saat PSBB dibanding dengan cara grab revenue, namun perkiraan untuk setelah pandemic sudah mulai banyak dilakukan, setidaknya untuk berjaga-jaga agar recovery perusahaan tidak terlalu lama (V Shaped Recovery).

Salah satu strategi bertahan pelaku usaha dan perilaku the new normal setelah pandemic akan menghasilkan keharusan penerapan digital di semua lini, ini tidak hanya berlaku di satu industry, namun di semua industry akan diberlakukan.

Dapat dikatakan digital transformation adalah strategi the new normal untuk rebound recovery, rebound productivity, dan minimize overhead.

Oleh karena itulah Badan Kejuruan Mesin-Persatuan Insinyur Indonesia (BKM PII) mengadakan acara sharing session online membahas seluk beluk secara singkat kebutuhan Implementasi Digital Transformation di Industri dan Design, dengan mendatangkan 2 (dua) narasumber yang memang sudah ahlinya yaitu Anang Efendy (Google Indonesia) dan Pulung Listyawan (Engineering Manager), pada Kamis 21 Mei 2020.

Baca juga:

Sharing session tersebut dihadiri oleh 64 peserta terdiri dari akademisi, pelaku bisnis, Pemerintahan, asosiasi, dan juga mahasiswa tingkat akhir yang tertarik mengenai digital.

Anang Efendy, menyampaikan bahwa digital commerce adalah bentuk usaha yang sangat amazing. Berbasis data, di kemudian hari data tersebut akan menjadi currency yang akan diperebutkan oleh masyarakat.

“Karena dengan data dapat diketahui timetable untuk kegiatan berikutnya, diantaranya predictive maintenance, segmented market, leadership changing, cultures, designing, decision making. Sehingga digital transformation is data, data is action, action is outcome,” ujar Anang.

Namun, kata Anang, hambatan dari digital transformation adalah people, change, job security, and skill, generation gap.

“Ke depan pekerjaan adalah lebih kepada creativity, dan innovation. Sehingga butuh specialist, skill, dan change. Maka arah perubahan industri adalah define new business model, adoption & change management, prepare for next wave, start with top of your house, align with your people, dan communications,” jelasnya.

Pulung Listyawan sebagai seorang Engineering Manager menyebutkan bahwa proyek besar dikerjakan dengan batasan waktu, batasan biaya, dan batasan personel.

“Keterlibatan penjadwalan dalam sebuah proyek harus ditepati oleh semua lini terhubung di proyek, maka keterlibatan digital technology untuk dapat melakukan eksekusi dengan cepat, akurat, dan terintegrasi, dengan jumlah personnel yang terbatas. Integrasi data sejak hulu- pertengahan–hilir proyek menjadi cara termudah melakukan organisasi proyek, sejak engineering–procurement–construction sehingga material bisa dengan mudah tracking dan terdapat tag number,” terangnya.

Sebagai penutup, Muhammad Ade Irfan, selaku Sekretaris BKM PII menyampaikan bahwa digital transformasi adalah salah satu bentuk the new normal yang akan banyak ditunggu untuk diresepkan oleh industri.

“Tujuannya adalah memberikan kemudahan bagi industri untuk pertambahan produktifitas, kenaikan secara bertahap revenue, dan optimalisasi resource terlibat dalam proyek,” kata Ade.

“Lebih lanjut acara ini tentu akan banyak kekurangan, penjelasan detail staging penerapan digital transformasi, integrasi data, keterlibatan internet, dan penggunaan alat bantu (software dan hardware) seharusnya dapat dijelaskan lebih detail, next acara akan dibuat lebih komprehensif dan lebih detail,” pungkasnya.

Komentar

Rekomendasi

Pemkot Makassar Beri Stimulus Percepatan Ekonomi bagi Pengusaha

Perkumpulan Kontraktor Listrik Protes Keras Addendum Kontrak PLN Sulselrabar

Yusran Akui Makassar Belum Penuhi Kriteria Terapkan New Normal

Ajak Masyarakat Donor Darah, PMI Makassar: Kami Sudah Jalankan Protokol Kesehatan

KPK Apresiasi Langkah Pj Wali Kota Yusran Selamatkan Aset Negara

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar