Masuk

Sebut Puan-Anies Mampu Damaikan Cebong dan Kampret, Bahlil Lahadalia: Ini Paten, Ikuti Saja!

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Soal wacana duet Puan MaharaniAnies Baswedan di Pilpres 2024 mendatang, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia secara mengejutkan menyebut bahwa duet tersebut mampu mendamaikan cebong dan kampret.

Hal itu disampaikan Bahlil saat menjadi pembicara di Rilis Survei Nasional Indikator Politik Indonesia bertema “Evaluasi Publik Terhadap Kinerja Pemerintah Dalam Bidang Ekonomi, Politik, Penegakan Hukum, dan Pemberantasan Korupsi”.

“Kalau ditanya Mas Anies sama Mbak Puan, saya pikir saya setuju dengan Mas Burhan. Ini dua figur muda, cerdas. Satu hal menurut saya, ini bisa menggabungkan, rekonsiliasi nasional ini antara cebong sama kampret. Ini kan di mana-mana ada cebong, ada kampret,” katanya.

Baca Juga: Heboh, Pernyataan Jokowi Seputar Pemimpin Rambut Putih, Denny Siregar: Bukan Ganjar, Bapak Rambutnya Hitam

Mantan Ketua Umum HIPMI ini menilai, Puan dan Anies bukan tokoh sembarang. Keduanya sudah teruji dengan baik.

“Nah, dua-dua ini paten juga. Bagus juga. Kalau ada surveinya, toplah, tapi yang lain juga bagus. Kita ikuti saja,” sambung Bahlil. Dikutip dari Wartaekonomi. Selasa, 12 Juli 2022.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai, dari struktur ketokohan politik, Puan-Anies cukup memesona. Puan punya dukungan parpol dan punya kapasitas kepemimpinan yang cukup lama teruji.

Baca Juga: Jokowi Menyebut Orang yang Berambut Putih Adalah Pemimpin Rakyat

Anies juga sama. Bahkan, kata Dedi, melengkapi karakter yang tidak ada pada Puan. Seperti halnya elektabilitas, Anies yang tinggi bisa mengimbangi porsi suara PDIP untuk Puan.

“Terpenting, hadirnya Anies jika membersamai Puan ini potensi meredupkan polarisasi yang selama ini berkembang. Puan meredam konfrontasi kelompok nasionalis politik, dan Anies mengakomodasi kelompok Islam politik,” ulas Dedi.

Soal kemungkinan Bahlil diperintah Istana untuk melontarkan usul ini, Dedi tidak yakin. Dia melihat, pernyataan itu kemungkinan inisiatif Bahlil.

“Akan tetapi, Bahlil membersamai kabinet bukan tanpa sebab. Ia dikenal loyal. Jadi, meskipun ini statement personal, Presiden Jokowi merestui pernyataan itu,” pungkasnya.

Baca Juga: Yusril Sebut Prabowo Berpotensi Menangkan Pilpres 2024 Jika Didampingi Jokowi Sebagai Cawapres