Terkini.id — Bajaj Maxride memperluas ekspansi bisnisnya ke wilayah penyangga Sulawesi Selatan dengan membuka dealer Bajaj RE di Gowa serta memperluas layanan operasional hingga Takalar, Maros, dan kawasan Malino.
Ekspansi ini ditujukan untuk memperkenalkan kendaraan roda tiga sebagai alternatif transportasi yang aman, terjangkau, dan multifungsi.
Pembukaan dealer di Gowa sekaligus memperkuat integrasi Bajaj RE dengan layanan transportasi daring Maxride. Melalui kolaborasi tersebut, pemesanan berbasis aplikasi kini menjangkau wilayah Gowa, Takalar, hingga Malino, sehingga memperluas akses mobilitas masyarakat.
Selain memperluas layanan transportasi, ekspansi ini juga membuka peluang investasi bagi masyarakat lokal.
Bajaj RE diposisikan sebagai kendaraan multifungsi yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pribadi maupun usaha, termasuk di wilayah dengan karakter geografis beragam seperti kawasan dataran tinggi Malino.
- Bukan Cuma Keluarga Besar yang Kecewa, Semua Parpol Pengusung pun Sepakat Rekomendasikan Pemakzulan Bupati Gowa
- Pemkab Jeneponto Gelar Gladi Bersih Pengibaran dan Penurunan Bendera Merah Putih Jelang HUT ke-81 RI
- Ketua DPRD Bulukumba Umy Asyiatun Dipercaya Pimpin ADKASI Sulsel, Perjuangkan Tambahan TKD
- Tak Sekadar Fun Walk, PSMTI Makassar Serahkan Sertifikat kepada 40 Peserta Kursus Bahasa Mandarin
- Bupati Bersama Forkopimda Jeneponto Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat Bahagia HUT ke-81 RI
Bajaj RE dirancang untuk menunjang mobilitas di berbagai kondisi wilayah dan cuaca.
Kendaraan ini telah memenuhi standar emisi Euro 4, dilengkapi kabin tertutup, serta ruang penyimpanan yang memadai untuk penumpang maupun barang.
Dari sisi sosial, kehadiran Bajaj Maxride di Gowa, Takalar, dan Malino diharapkan mendorong penciptaan lapangan kerja baru melalui skema kemitraan pengemudi.
Seiring meningkatnya kebutuhan transportasi berbasis aplikasi, peluang pendapatan harian bagi mitra pengemudi juga terbuka lebih luas.
Di sektor pariwisata, Bajaj RE diperkenalkan sebagai kendaraan shuttle bagi hotel dan resort, terutama di kawasan Malino. Model serupa telah digunakan di sejumlah daerah wisata seperti Yogyakarta, Bali, dan Lombok.
Sementara itu, untuk sektor UMKM, Bajaj RE dinilai efektif mendukung distribusi barang dengan kapasitas angkut hingga 300 kilogram.
Pemilik Dealer Bajaj RE di Palangga, Gowa, Muhammad Fahrung, menilai kendaraan ini memiliki potensi pasar yang besar.
“Bajaj RE sebagai kendaraan alternatif dengan banyak fungsi,” kata dia.
Melalui ekspansi ini, Bajaj Maxride menegaskan komitmennya menghadirkan solusi transportasi yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada penguatan ekonomi lokal.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
