Terkini.id, Jakarta – Pendeta Mangapul Sagala menuding ajaran Pendeta Joshua Tewuh sebagai ajaran sesat dan bodoh. Pasalnya, Pendeta Joshua tidak mengakui ajaran Tritunggal yang mana menjadi kepercayaan dari pendeta Magapul.
Mangapul kemudian mengutip Galatia 1 ayat 8 di mana Paulus mengutuk pengajar sesat. Mangapul bermaksud menyinggung Joshua sebagai orang terkutuk karena mengajarkan ajaran sesat.
“Jadi saya mengatakan, bahwa ajaran sesat itu serius, oleh Rasul Paulus dan oleh Rasul Petrus. Sekarang Pak JT (Joshua Tewuh) gak ngaku bahwa Pak JT sesat?”
Demikian tuding Mangapul kepada Joshua sebagaimana dikutip dari akun YouTube Ajotea dengan judul ‘Seru! Debat Pdt. Joshua Tewuh Vs Pdt. Mangapul Sagala’ pada Kamis 31 Maret 2022.
Tidak terima disebut sesat, Joshua balik bertanya, apa yang menjadi ukuran sehingga dirinya diklaim sebagai ajaran sesat?
Menurut Joshua, ia sama sekali tidak melanggar Al-Kitab. Dia, teguh dan konsisten pada ajaran Al-Kitab.
Mangapul kemudian memaparkan tentang Tritunggal yang seharusnya menjadi pegangan terutama kepada seorang pendeta.
“Sekarang saya kasih tau, Allah tritunggal itu menurut Al-Kitab adalah satu esensi tiga pribadi,” tutur Mangapul menjelaskan.
Dengan lantang Joshua menantang, sejak kapan Al-Kitab mengajarkan Tritunggal sebagaimana yang dikatakan Mangapul. Menurutnya, Al-Kitab tidak pernah mengajarkan Tritunggal.
“Satu esensi yang anda maksud dimana, dan dimana ada secara literal Alah Tritunggal dan esensi atau hakekat yang anda maksud itu satu hakikat tiga pribadi, tunjukkan dalilnya ayatnya di mana?” jawab Joshua tidak terima.
Mangapul kemudian kembali menuding Joshua tidak secara komprehensif belajar teologi. Pasalnya, kata Mangapul, Joshua tidak mengakui adanya Sabelius. Padahal, hal itu merupakan dasar pengetahuan dalam teologi.
“Kalau ada teman-teman di sini yang belajar teologia, itu Sabelius itu dipelajari di sejarah Gereja,” ujar Mangapul.
“Kalau saya nggap percaya kenapa? Itu cuman boleh dikata tokoh-tokoh fiktif yang diangkat bapak-bapak Gereja untuk melawan orang yang bersebarangan dengan dia, ngapain? Saya punya hak untuk menilai sejarah,” jawab Joshua menolak paksaan Magapul untuk mengakui keyakinannya.
“Karena sejarah mana yang mau anda andalkan? Versi Gereja punya sejarah, Katolik punya versi sendiri, mau apa?” sambung Joshua.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
