Terkini, Makassar — Proses seleksi pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar periode 2026–2031 kini memasuki tahap krusial.
Setelah melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat dan kompetitif, Panitia Seleksi (Pansel) resmi mengumumkan 10 besar calon pimpinan BAZNAS Kota Makassar yang selanjutnya akan mengikuti tahapan penentuan di tingkat nasional.
Dari 10 nama yang telah ditetapkan tersebut, nantinya akan dipilih lima komisioner yang akan mengemban amanah sebagai Ketua dan Anggota BAZNAS Kota Makassar selama lima tahun ke depan.
Sekretaris Panitia Seleksi yang juga Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kota Makassar, Mohammad Syarief, mengatakan hasil seleksi telah disampaikan secara resmi kepada Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, sekaligus diteruskan kepada BAZNAS Republik Indonesia untuk proses pertimbangan lanjutan.
“Alhamdulillah, sore hari ini kami menyampaikan pengumuman sekaligus surat permohonan pertimbangan pengangkatan pimpinan BAZNAS Kota Makassar,” ujar Syarief usai bertemu Wali Kota Makassar, Selasa (12/5/2026).
- Resmikan dan Uji Coba JIAT, Bupati Sidrap Dorong Program Tiga Kali Tanam dalam Setahun
- Tujuh Tahun Penantian, Impian di Usia Senja, Sali Binti Bando Catat Sejarah JCH Tertua Jeneponto
- Bupati Sidrap Motivasi Siswa SDN 1 Rijang Panua: Jadi Generasi Cerdas dan Berakhlak
- Konflik Akses Jalan Pesantren Darul Istiqomah, Yasir Machmud Minta Jalan Dipakai Bersama
- Kisah Helmi, Mewarisi Sang Ayah Berangkat ke Baitullah, Jadih CJH Termuda Jeneponto
Ia menambahkan, Wali Kota Makassar juga telah memberikan surat pengantar resmi kepada Ketua BAZNAS RI sebagai bagian dari mekanisme seleksi yang berlaku.
Menurutnya, proses seleksi ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam menghadirkan pimpinan BAZNAS yang memiliki kapasitas, integritas, serta komitmen kuat terhadap pelayanan dan pengelolaan zakat umat secara profesional dan akuntabel.
Sebelumnya, sebanyak 64 peserta dari berbagai latar belakang mengikuti tahapan seleksi awal, mulai dari Computer Assisted Test (CAT), penulisan makalah, hingga penilaian kompetensi lainnya.
“Seluruh tahapan dirancang untuk menguji kompetensi, wawasan keislaman, serta kemampuan manajerial peserta dalam mengelola zakat secara profesional dan akuntabel,” jelasnya.
Dari seluruh tahapan tersebut, Pansel menetapkan 10 nama terbaik yang diumumkan berdasarkan urutan abjad. Syarief menegaskan, susunan nama tersebut tidak menunjukkan peringkat hasil seleksi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
