Terkini.id, Jakarta – Direktur Eksekutif Centre For Youth and Population Research, Dedek Prayudi alias Uki membalas politisi Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya yang menyinggung soal Partai Komunis Indonesia (PKI).
Dalam tanggapannya, Uki menegaskan bahwa ia dan keluarganya yang merupakan korban PKI, tidak percaya PKI bangkit.
Adapun awalnya, Mustofa mengunggah tangkapan layar berita soal Taufiq Islmail, penyair angkatan 1966 yang mengatakan bahwa PKI telah membantai 120 juta orang di 75 negara selama periode 1917-1991.
“Kita lihat, siapa yang marah dan mengumpat di comment,” kata Mustofa di akun Twitter-nya pada Senin, 27 September 2021.
Unggahan Mustofa Nahrawardaya itulah yang kemudian dibalas oleh Uki.
- Ajak Masyarakat Dukung Roy Suryo, Mustofa Nahra Diserbu Warganet: Salah Kok Dibela
- Kaesang Kena Sentil Politisi Partai Umat Soal Kepemilikan Persis Solo: Tweet Paling Norak yang Saya Baca
- Mustofa Nahrawardaya: Parah, Abu Janda Kenapa Tidak Pernah Kena Hukuman?
- Soal Pejabat India Menghina Nabi, Partai Ummat: Hukum Mati, Cukup Jelas!
- Bandingkan Wanita Indonesia Dengan Arab, Kader Partai Ummat: Kalau Arab Cakep, Mancung!
Mantan politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu menceritakan soal kakeknya yang tewas ditembak PKI.
Kata Uki, kakeknya adalah seorang cendekiawan sekaligus ulama Masyumi di Bukittinggi.
Kakeknya tewas ditembus peluru tentara yang disusupi PKI saat ayah Uki masih berusia 4 tahun.
“Kami tidak percaya PKI bangkit,” tegasnya.
Uki juga meminta Mustofa untuk berhenti menjadikan penderitaan keluarganya itu sebagai bahan untuk mengarahkan tuduhan PKI ke orang lain.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
