Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean menganggapi pernyataan Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin.
Adapun pernyataan yang ditanggapi eks politikus Partai Demokrat itu ialah pernyataan Novel mengenai pihaknya tak bisa menahan massa pecinta Habib Rizieq mendatangi pengadilan di sidang vonis nanti.
Menurut Ferdinand, Novel bersama pihaknya justru selama ini memprovokasi massa agar mendatangi sidang Habib Rizieq.
Akan tetapi, kata Ferdinand, massa tersebut tak juga mengerumuni sidang pengadilan tersebut.
“Gayamu Pel membendung, bukannya selama ini kalian provokasi supaya ramai tapi sayangnya nggak ada yang hadir?,” cuit Ferdinand, dikutip terkini.id dari Genpi, Minggu 20 Juni 2021.
- PA 212 Tolak Konser Coldplay, Novel Bamukmin: Kalau Nekat, Kita Blokir Lokasi!
- PA 212 Laporkan Budi Dalton ke Polisi Usai Sebut 'Miras' Minuman Rasulullah
- Novel Bamukmin Sebut Islam Mengharamkan Wanita Jadi Presiden
- Novel Bamukmin Soroti Dugaan Kejahatan Heru Budi Hartono Ketika Ahok Jadi Gubernur
- Sikapi Pernyataan Habib Husin Soal KM 50, Wasekjen PA 212: Ungkapan Basi, Tidak Laku produkBuzzerRp!
Ferdinand juga mengatakan bahwa dirinya mempersilakan Novel agar terus memprovokasi massa hingga mulut novel berbusa.
“Nggak usah kau bendung, provokasi aja sampai mulutmu berbusa,” lanjutnya.
Sebelumnya, Novel memberikan pendapatnya mengenai replik jaksa yang disebutnya telah memprovokasi pecinta Habib Rizieq.
“Kami dari PA 212 tidak punya kekuatan membendung masa pencinta IB (Imam Besar) HRS yang bisa saja hadir pada sidang putusan vonis nanti, karena memang Jaksa telah melakukan provokasi terhadap umat Islam khususnya pencinta IB HRS,” jelas Novel.
“Dan kalau terjadi (kerumunan), Jaksa harus ditangkap dan diproses hukum hari itu juga karena telah menyebabkan kerumunan justru di saat pandemi mulai meninggi kembali,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
