Bandara yang Dikuasai Asing Selama 40 Tahun Dijadikan Milik Pemrov Oleh Gubernur Sulsel Dalam 1 Tahun

Bandara yang Dikuasai Asing Selama 40 Tahun Dijadikan Milik Pemrov Oleh Gubernur Sulsel Dalam 1 Tahun

R
Shandy Ali Anarkhi
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menjadikan Bandara Sorowako sebagai aset resmi, berlokasi Desa Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur. 

Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk, Febriany Eddy melakukan penandatanganan serta serah terima Bandara Sorowako kepada Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman saat acara 19 Tahun Kabupaten Luwu Timur 12 Mei 2022.

Andi Sudirman Sulaiman selalu Gubernur SulSel mengharapkan langkah tersebut dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Luwu Raya sebagai pusat dari pertumbuhan ekonomi. 

Mengutip dari Kompas.com pada hari Minggu 31 Juli 2022, Andi mengatakan bahwa optimalisasi sistem transportasi Bandara Sorowako akan mengakselerasi dari pertumbuhan ekonomi Luwu Raya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru ke depannya, Serta mengatakan untuk tetap semangat sekaligus apresiasi kepada PT Vale atas komitmen bagi masyarakat sekitar. hal tersebut dikatakan dalam keterangan resmi dari Diskominfo-SP  Pemprov Sulsel, Rabu 27 Juli 2022

PT Vale menyerahkan tiga objek, yakni lahan seluas 25,4 hektare (ha), lalu barang bergerak berupa aset-aset yang menjadi sarana dan prasarana yang mendukung pengoperasian Bandara Sorowako, serta pengelolaan jasa kebandaraudaraan atas Bandar Udara Sorowako di Luwu Timur. 

Baca Juga

Proses pengalihan dari penerbangan privat menjadi publik membutuhkan perjalanan wacana yang bertahun-tahun lamanya, sebelumnya telah diusahakan oleh beberapa Gubernur terdahulu.

Namun, di era kepemimpinan Gurbernur Andi Sudirman, dalam kurung waktu setahun Pemprov Sulsel dapat mengambil alih Bandara Sorowako, yang dimana diketahui bahwa Bandara Sorowako dibangun sejak tahun 1980-an.

Pada tanggal 30 April 2021 tahapan prosesnya telah dimulai, tanda tangan MoU penyerahan hibah Bandara Sorowako antara Plt Gubernur, Andi Sudirman Sulaiman dan presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk. 

Kemudian, pada tanggal 29 Desember 2021 tanda tangan perjanjian hibah Bandara Sorowako antara Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman dengan Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk yang selanjutnya proses serah terima pada tanggal 12 Mei 2022 dengan penandatanganan akta pelepasan Bandara Sorowako antara Gurbernur dan Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk. 

Saldi Kaso selaku Ketua PB ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (IPMIL) Raya menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Sulsel. 

“Apresiasi kepada pemerintah Sulawesi Selatan, dalam hal ini Gurbernur Sulsel, pada masa pemerintahannya telah berhasil mengambil Bandara Sorowako yang sebelumnya dikuasai oleh PT  Vale dan di serahkan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang sebelumnya sifatnya private menjadi komersil” ungkap Saldi Kaso.

“Karena ini akan berefek bagi masyarakat itu sendiri yang ada di Luwu Timur sebagai layanan akses. Dan juga sebagai sumber pendapatan daerah.” ungkapan tambahannya. 

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Pemprov Sulawesi Selatan Amson Padolo dalam kesempatan yang terpisah menuturkan alasan Gubernur Andi dalam memperjuangkan pengambilalihan Bandara Sorowako menjadi aset pemprov.

“Jadi, ini intinya untuk ke masyarakat Sulawesi Selatan, jadikan di daerah sana (Luwu Timur) itukah boleh dikatakan daerah yang terjauh kan. Untuk mempersingkat waktu pelayanan jadi dengan penerbangan itu. Ini kebanggakan kita seluruh Sulawesi Selatan, beberapa tahun dikuasai asing, jadi aset pemprov,” ungkap Hamson, di Makassar.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.