Bandingkan Ustaz Timur Tengah dan di Indonesia, Cholil Nafis: Di Sini Sering ke Masjid Sudah Jadi Ustaz

Bandingkan Ustaz Timur Tengah dan di Indonesia, Cholil Nafis: Di Sini Sering ke Masjid Sudah Jadi Ustaz

FR
Fitrianna R

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Cholil Nafis yang merupakan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah, membandingkan ustaz di Timur Tengah dan ustaz di Indonesia.

Ia tampak memberi sindiran menohok terkait standar ustaz di Indonesia yang terbilang mudah jika dibandingkan dengan gelar ustaz di Timur Tengah.

Lebih lanjut, MUI, terang Cholil, sejatinya memiliki standar tersendiri bagi penceramah.

Namun, menurutnya, MUI tetap tak bisa melarang seseorang untuk menjadi penceramah atau dipanggil ustaz.

Itu karena tidak ada aturan yang membuat MUI bisa melarang klaim ustaz atau penceramah yang diundang sendiri oleh masyarakat.

Baca Juga

Padahal, sebutan ustaz di Timur Tengah adalah mereka yang ahli di bidang agama, bahkan sekelas profesor.

Berbanding terbalik dengan di Indonesia di mana gelar ‘ustaz’ seolah sangat mudah didapatkan, yaitu hanya dengan rajin ke masjid saja sudah bisa menjadi ustaz.

“Di sini, orang sering ke masjid lalu jadi takmir masjid, sudah jadi ustaz,” ungkap Cholil dalam tayangan ‘Apa Kabar Indonesia Malam’ tvOne, dikutip terkini.id pada Senin, 30 Agustus 2021.

“Jadi, ya … men-downgrade-lah, memperendah istilah ustaz itu sendiri.”

Cholil kemudian mengimbau masyarakat agar sekiranya lebih bijaksana dalam mengundang penceramah.

“Undanglah penceramah-penceramah yang memberikan inspirasi,” imbaunya.

“Penceramah-penceramah yang memang mengerti agama. Bukan yang memprovokasi,” pungkas Cholil Nafis.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.