Terkini.id — Koordinator Badan Anggaran DPRD Kota Makassar, Adi Rasid Ali mengaku pihaknya siapa melakukan parsial atau perubahan struktur APBD Makassar 2020.
Hal itu demi mengalihkan pos anggaran ke penanganan virus corona atau covid-19 di Kota Makassar.
“Kita Banggar siap saja, yang penting diawali oleh Pemerintah Kota Makassar,” ungkap Adi Rasid Ali melalui sambungan telepon, Kamis 26 Maret 2020.
Ketua Partai Demokrat Makassar ini juga mengusulkan kepada pemerintah kota agar mengeluarkan SK parsial, sebab hal itu penting dalam hal penanganan covid-19.
“Anggaran Dinas Kesehatan itu banyak, ada juga anggaran tangkap darurat dan biaya tak terduga, itu bisa dialihkan untuk penanganan covid-19,” ujarnya.
- Aliyah Mustika Ilham: Sinergi Eksekutif-Legislatif Kunci Pengelolaan APBD yang Akuntabel
- Rapat Paripurna DPRD, Wakil Wali Kota Makassar Beberkan Kinerja APBD 2025
- Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, Anggota DPRD Makassar Hj Umiyati Soroti Pentingnya PSU
- Ancaman El Nino Mengintai, Anggota DPRD Makassar Hj Umiyati Minta Direksi Definitif PDAM Segera Ditetapkan
- Reses Ketiga, Anggota DPRD Makassar Fasruddin Rusli Serap Aspirasi Warga Kecamatan Makassar
Ia juga meminta pemerintah kota untuk lebih memperhatikan keselamatan tim medis, serta penyemprotan disinfektan di seluruh wilayah di Makassar.
“Itu semua penting demi mencegah penularan covid-19 di Makassar,” pungkasnya.
Update kasus Covid-19 di Makassar, Kamis 26 Maret 2020. Sebanyak 40 Orang Dalam Pemantauan (ODP), 59 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 11 orang positif, satu meninggal dan 10 masih dirawat.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
