Terkini.id, – Penyakit yang menjadi musuh para wanita adalah kanker payudara. Pertumbuhan sel-sel yang tidak normal di payudara menjadi penyebab utama kanker payudara. Namun sampai saat ini belum diketahui dengan pasti apa yang menjadi penyebab sel-sel tersebut berubah menjadi sel kanker.
Para ahli kesehatan hanya menduga faktor genetik dan pola hidup yang tidak sehat, lingkungan dan hormon membuat sel menjadi tumbuh abnormal.
Berita baiknya, kanker payudara bisa dicegah dan diminimalisir dengan cara yang sederhana dan keseharian yang bisa dilakukan.
Dilansir dari Mirror melalui suara.com, telah dilakukan penelitian oleh peneliti dari University of Bristol dan mereka telah menganalisis adanya hubungan antara pola tidur dan kanker payudara pada wanita.
Para peneliti melakukan studi dari 409.166 wanita dan menemukan bahwa ternyata wanita yang aktif pada pagi hari berisiko sangat kecil terkena kanker payudara dan bahkan penyakit berbahaya lainnya.
- Terapkan 4 Kebiasaan Makan Ini Untuk Cegah Kanker Payudara
- Lewat Senam SADARI, Iwa Perbanas Sulsel Wujudkan Kepedulian Masyarakat Terhadap Kanker Payudara
- Menkes: Pada 2024 Seluruh Provinsi Miliki Alat Pendeteksi Dini Kanker Payudara
- Berita Duka: Winda Pranesti Meninggal Dunia, Saat Berjuang Melawan Kanker Payudara
- Marshanda Curhat Soal Kematian di Podcastnya, Denny Sumargo Panik: Aduh....
Penelitian yang dipimpin oleh Dr Rebecca Richmond mengungkapkan bahwa mereka menggunakan varian genetik dengan preferensi orang untuk pagi atau sore hari, mengenai durasi tidur dan insomnia. Mereka selidiki apakah tidur memiliki kontribusi kausal terhadap risiko kanker payudara.
Hasil analisis, wanita yang aktif di pagi hari berisiko lebih kecil yaitu 40 persen terkena kanker payudara dibandingkan dengan wanita yang aktif di malam hari. Waktu tidur juga menentukan, wanita yang tidur lebih lama dari tujuh hingga delapan jam semalam memiliki risiko peningkatan penyakit 20 persen per jam tambahan tidur.
Penelitian yang mereka temukan ini menjadi bermanfaat bagi masyarakat untuk mengubah kebiasaan tidur yang lama untuk berubah demi menghindari risiko kanker payudara pada wanita dan meningkatkan kesehatan secara umum pada wanita.
Dr Richmond dan tim berencana untuk menyelidiki mekanisme yang mendasari efek lebih lanjut dan mereka akan menggunakan data genetik dari populasi yang lebih besar untuk meneliti lebih lanjut hubungan tidur yang berkontribusi terhadap risiko kanker payudara pada wanita.
Dengan adanya penelitian ini akan membantu para wanita di seluruh dunia untuk rajin bangun pagi dan lakukan aktivitas seperti berolah raga, selain bisa mencegah kanker payudara juga membantu menjaga kesehatan tubuh sehingga tidak muda terjangkit penyakit berbahaya lainnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
