Terapkan 4 Kebiasaan Makan Ini Untuk Cegah Kanker Payudara

Terapkan 4 Kebiasaan Makan Ini Untuk Cegah Kanker Payudara

AS
R
Asmawati Syam
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta– Meski banyak faktor yang menjadi penyebab seseorang berisiko terkena kanker payudara, namun nyatanya kebiasaan makan yang sehat dapat bermanfaat untuk mencegah terjadinya penyakit mematikan tersebut, simak dan terapkan 4 kebiasaan makan berikut ini.

Kanker payudara merupakan penyakit di mana sel kanker berkembang di salah satu atau kedua payudara. Direktur Konten & Pendidikan Medis di Ro, Dr Mike Bohl, MD, MPH, ALM, pun menjelaskan bahwa kanker, khususnya kanker payudara, adalah penyakit yang kompleks.

“Banyak faktor yang memainkan peran penting dalam risiko terkena kanker, khususnya payudara, seperti riwayat keluarga, aktivitas fisik, riwayat reproduksi, dan paparan hormon,” ungkap Bohl.

Bohl kemudian menyarankan agar wanita fokus pada kebiasaan diet sehat secara keseluruhan yang dapat lebih bermanfaat untuk menurunkan potensi risiko terkena kanker payudara. Berikut sejumlah kebiasaan makan yang perlu diterapkan untuk mencegah terjadinya kanker payudara.

1. Lebih banyak makan sayur dan buah-buahan

Bohl merekomendasikan untuk lebih banyak memasukkan sayur dan buah-buahan ke dalam makanan sehari-hari. Pasalnya, sayur dan buah-buahan segar memiliki antioksidan untuk membantu mencegah kerusakan sel serta mengandung phytochemicals atau bahan kimia dari tanaman yang dapat membantu mengurangi risiko kanker.

“Contoh fitokimia termasuk karotenoid dan isothiocyanates, yang dapat ditemukan dalam makanan seperti sayuran kuning atau oranye dan sayuran silangan,” tuturnya.

Buah-buahan dan sayuran berwarna-warni yang bisa anda beli untuk menu makanan sehari-hari antara lain tomat, bayam, bok choy, kubis brussel, kembang kol, buah beri, anggur, pir, jeruk dan sayuran hijau.

2. Mempertahankan diet rendah lemak

Dalam penelitian, melakukan diet rendah lemak telah memberikan hasil positif dalam mencegah kanker. Menurut Breastcancer.org, Uji Coba Inisiatif Kesehatan Wanita mengungkapkan bahwa perempuan pascamenopause yang mengonsumsi lebih sedikit lemak dalam makanan memiliki risiko meninggal akibat kanker payudara yang lebih rendah, yakni sebesar 21 persen.

Selain itu, Bohl pun merekomendasikan kebiasaan diet yang sehat dengan membeli makanan organik. Hal ini bertujuan untuk menurunkan paparan terhadap pupuk dan pestisida kimiawi yang bisa menyebabkan kanker payudara.

3. Mengganti lemak tidak sehat dengan lemak yang sehat

Menjaga berat badan agar tetap dalam kisaran berat badan yang sehat telah terbukti membantu dalam menangkal kanker payudara. Bohl pun memperingatkan bahwa obesitas dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker.

“Salah satu diet populer yang berfokus pada asupan buah dan sayuran yang tinggi, serta menekankan lemak sehat, bukan lemak jenuh adalah diet Mediterania,” ungkap Bohl.

Selain itu, HelpGuide juga melaporkan bahwa untuk membantu mengurangi risiko kanker, anda perlu mengganti lemak jenuh (tidak sehat) dengan lemak tak jenuh (sehat). Anda bisa mendapatkan lemak tak jenuh dari ikan, minyak zaitun dan kacang-kacangan.

4. Batasi alkohol, daging merah, dan makanan berlemak tinggi

Bohl menyebutkan pula bahwa konsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko banyak masalah kesehatan, dimana kanker payudara adalah salah satunya. Oleh karena itu, sebaiknya anda mulai mengurangi minum alkohol pada tingkat sedang dan wanita harus membatasi konsumsi hanya satu minuman per hari.

Selain itu, makanan berlemak tinggi, terutama yang mengandung lemak jenuh, pun perlu dihindari. Pasalnya, makanan ini telah dihubungkan dengan risiko kanker payudara yang lebih tinggi.

Terakhir, hindari daging merah dengan segala cara, karena telah dikaitkan dengan kanker kolorektal, kanker prostat, dan kanker payudara. Untuk itu, anda bisa memilih alternatif protein yang lebih sehat seperti ikan, ayam tanpa lemak, telur, kacang hitam, kacang merah, chickpea dan lentil.

(Sumber: kompas.com)

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.