Terkini.id, – Bangun pagi adalah saat awal menyambut hari baru dengan harapan dapat melewati sepanjang hari dengan pasti. Biasanya kita akan bersemangat untuk beraktivitas menyambut hari dengan hati riang.
Beberapa orang ternyata tidak menikmati bangun pagi dengan baik, yang mereka alami adalah rasa sakit di kepala ketika bangun pagi.
Jika kita mengalami kondisi bangun pagi dengan sakit kepala, ternyata hal ini sangat umum terjadi.
Mengutip dari Kompas.com, asisten profesor kedokteran klinis di Keck School of Medicine of USC di Los Angeles, California, Raj Dasgupta, MD, mengungkapkan bahwa setidaknya ada satu orang yang mengalami hal serupa dari tiga belas orang dalam hidup.
Menurut Rad Dasgupta, MD, apa yang terjadi di pagi hari adalah manifestasi dari apa yang terjadi sebelumnya sepanjang malam hari.
- Momen Mengharukan, 16 Tahun Menanti, Syifa Akhirnya Dipeluk Sang Ibu
- Tingkatkan Kesehatan Mental, Tim BK S2 UNM Uji Program Psikososial-Spiritual Murid SD di Makassar
- Browcyl Hadirkan Promo "Road to 14 Tahun", Warga Gowa Antusias Serbu Paket Spesial
- Pemkot Makassar: Anggaran Rp10 Miliar Bukan untuk Konsumsi Pribadi Wali Kota
- Wujudkan Kemandirian Pangan, Bupati Jeneponto Hadiri Panen Raya Jagung Nasional dan Peresmian Fasilitas Pangan
Bagi kita yang mengalaminya penting untuk mengetahui apa penyebab atau pemicu sakit kepala di pagi hari.
Berikut ini beberapa penyebab yang membuat sakit kepala saat bangun pagi.
1. Gangguan Tidur atau Insomnia
Insomnia adalah salah satu pemicu dengan kisaran 2-8 kali lebih mungkin seseorang bangun dengan sakit kepala di pagi hari.
Untuk mencegah insomnia di malam hari harus menerapkan rutinitas tidur dengan menjaga konsistensi waktu tidur dan bangun. Juga memastikan tidur di ruangan yang sejuk, gelap dan membatasi menatap layar TV, laptop, handpone, ketika akan tidur.
2. Kecemasan atau Depresi
Selain insomnia, perasaan cemas dan depresi juga menjadi faktor utama insomnia yang menyebabkan sakit kepala ketika bangun tidur.
Kualitas tidur terganggu dan berdampak pada kemampuan untuk tertidur di malam hari
Untuk mengatasi kecemasan dan depresi, cari tahu penyebabnya dan lakukan perawatan medis jika diperlukan atau konsultasi ke dokter psikolog jika ini terkait dengan masalah kejiwaan.
3. Mendengkur atau Sleep Apnea
Sleep apnea adalah masalah gangguan tidur yang membuat nafas berhenti secara singkat dalam beberapa kali saat tidur. Kondisi ini menyebabkan penderita kesulitan masuk ke tahapan tidur lebih dalam dan lebih nyenyak. Jika bangun di pagi hari mengalami sakit kepala bisa jadi mengalami sleep apnea.
Untuk mengatasi sleep apnea perlu memeriksakan ke dokter untuk mendapatkan solusinya, karena mendengkur erat kaitannya dengan penyakit jantung dan stroke.
4. Posisi Tidur yang Salah
Posisi tidur yang salah akan membuat kita mengalami gangguan tidur. Tidur telentang akan membuat kita lebih rentan mendengkur dan dapat menggangu kualitas tidur.
Coba tidur dengan posisi miring ke kanan untuk mendapatkan tidur yang nyaman dan nyenyak.
5. Makan Malam Langsung Tidur
Makan malam terlalu dekat dengan waktu tidur dapat menyebabkan heartburn acid reflux atau kondisi asam lambung naik ke atas dan menyebabkan terjadi gangguan tidur dan sulit tertidur nyenyak.
Untuk mengatasinya setidaknya makan malam tiga jam sebelum tidur, dan tidur dengan posisi bagian tubuh atas sedikit lebih tinggi agar terhindar dari heartburn acid reflux atau GERD.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
