Saat ini Kementerian Pertanian memberikan perhatian besar kepada pengembangan petani milenial dengan harapan dapat mempercepat regenerasi petani.
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), mengutarakan kredibilitas generasi muda di bidang pertanian saat ini semakin berkembang. “Saya makin percaya anak muda yang mau terjun di bidang pertanian bisa punya peluang kehidupan dan ekonomi yang lebih baik. Apalagi dengan memanfaatkan teknologi yang tersedia maka dunia dalam genggaman kalian,” ujar Mentan SYL.
Melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian membuat banyak terobosan guna mempercepat Regenerasi Petani.
Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi mengatakan, saat ini Kementan sedang berjibaku untuk memenuhi ketersediaan pangan 11 Komoditas di tengah pandemi COVID-19. Ini menjadi peluang bisnis petani milenial.
“Pencegah utama covid 19 adalah pangan. Dalam hal ketersediaan pangan ini ada peluang bisnis yang bisa dimanfaatkan oleh petani milenial. Dari mulai on farm hingga distribusi melalui online sistem,” tutur Dedi.
- Touring 3.000 KM, RGOG Indonesia Perkenalkan Pesona Alam Sulawesi dan Aksi Sosial
- PT Pelindo Jasa Maritim Perkenalkan Model Integrasi Energi dan Pariwisata Maritim di Forum LNG Internasional
- Menebar Keikhlasan dan Kepedulian, Jamaah Masjid Nurul Falah Polbangtan Gowa Laksanakan Penyembelihan Hewan Qurban
- FISIP Unismuh Catat Prestasi, Prodi Administrasi Negara Raih Predikat Unggul
- Humas Kominfo Jeneponto, Makna Kurban Dan Pengabdian Sejati Seorang Pelayan Negara
Di Makassar, peluang yang dimaksud dimanfaatkan oleh beberapa anak muda, Reza dan kawan-kawan membangun Startup Agribisnis.
Perubahan kebiasaan hidup dimasa Pandemi COVID-19 turut mempengaruhi habit masyarakat dalam berbelanja. Dari sebelumnya yang memilih menghabiskan anggaran belanja guna keperluan konsumsi dan gaya hidup, kini masyarakat cenderung lebih selektif dan memilih berbelanja kebutuhan pangan guna keperluan konsumsi sehari-hari.
Ini yang menjadi salah satu alasan Reza dan kawan-kawan mendirikan startup onlinefresh.id. Anak muda makassar ini memafaatkan peluang ditengah pandemi COVID-19.
“Tujuan utama kami adalah ingin membantu pedagang, nelayan, dan petani untuk meningkatkan penjualan, disisi lain kita ingin membantu masyarakat untuk tetap mendapatkan bahan pokok makanan segar dan berkualitas dan tetap mengikuti anjuran pemerintah untuk #dirumahaja” tutur Reza, Tim onlinefresh.id saat kami wawancara.
Sistem yang digunakan oleh Onlinefresh.id adalah kemitraan dengan pedagang dan supplier bahan pokok di pasar lokal. “Kami menjalin kemitraan dengan pedagang dan penyalur di pasar lokal, kami harap sistem ini mampu menjadi solusi meningkatkan sirkulasi penjualan bahan pokok pedagang di pasar lokal dan tradisional terutama saat menghadapi tantangan wabah Covid-19 saat ini” ujar Reza.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
