Terkini.id, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengungkapkan alasan dibuatnya Tugu Sepeda yang beranggaran sebesar Rp800 juta untuk jadi titik swafoto atau selfie bagi kaum muda.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta.
“Tempat selfie bagi teman-teman milenial,” kata Riza, dikutip dari Kompas, Sabtu, 10 April 2021.
Tak hanya itu, tugu ini juga di bangun menggunakannya dana dari pihak ketiga untuk menjadi ikon baru Jakarta.
Di samping itu, Riza mengatakan tugu ini dibangun oleh seniman yang sangat diapresiasi olehnya karena telah berkontribusi dalam pembuatan hal ini.
- DPRD Kritik Tugu Sepeda Pemprov DKI: Jalur Pesepeda Belum Tuntas, Malah Bikin Gimmick
- Anies Kembali Jadi Sorotan, 'Tugu Apem DKI' pun Trending, Ada Apa?
- Komentari Anggaran Tugu Sepeda, Emil Salim: Mengapa Tidak Utamakan Pendidikan
- Kritik Tugu Sepeda yang Mau Dibangun Pemprov DKI, Prof Emil Salim Diserang Warganet
“Tentu yang namanya kita harus menghargai daripada para seniman, seni rupa yang membuat (tugu sepeda) dan para konsultan,” kata Riza.
Adapun filosofi dari tugu sepeda tersebut dibangun untuk menadakan bahwa DKI Jakarta ingin sepeda tak hanya menjadi alat olahraga semata namun juga sebagai alat rekreasi dan alat transportasi.
Buntut dari pembangunan tugu ini ialah didukung dengan pembuatan jalur sepeda di tahun 2021.
Jalur sepeda ini direncanakan dibangun sepanjang 80 kilometer.
“Kemudian di Jalur Sudirman-Thamrin juga kami bangun yang lebih permanen, lebih baik lagi,” kata Riza.
Dia mengatakan, pembangunan tugu sepeda tidak membenai APBD.
“Tentu alokasi (anggaran) sangat proporsional. Kami memperhatikan sumber pendanaan dari mana (untuk tugu sepeda) dari pihak ketiga bukan dari APBD. Partisipasi dari swasta dan kita alokasikan sesuai dengan peruntukannya,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
