Semua bantuan tersebut diterima secara simbolik masyarakat yang diwakili oleh dua korban orang banjir.
Dalam sambutannya, wapres mengingatkan bahwa Indonesia memang masuk ke dalam kategori negara rawan bencana.
“Kita memang sebagai negara kategori yang sangat rawan bencana. Wilayah NKRI telah ditetapkan PBB dan Bank Dunia sebagai salah satu negara dengan risiko bencana tertinggi, di dunia,” jelas Wapres.
Oleh karena itu, Wapres mengajak agar semua pihak bekerja sama dalam melakukan mitigasi bencana.
Ia mengatakan bahwa pemerintah tidak bisa sendiri menangani persoalan bencana di Indonesia.
- Penataan PKL Dibarengi Pemberdayaan, Pemkot Makassar Gandeng Bank Sulselbar Salurkan KUR untuk UMKM
- Inovasi Pengolahan Sampah Berbasis Magot PT Vale Dihadirkan Dalam Pameran Lingkungan Internasional KemenLHK
- Di Ujung Gubuk Reot, 7 Tahun Sebatang Kara, Daeng Sangkala Terbaring Sakit Tanpa KTP dan Perawatan
- Pebalap Astra Honda Ramadhipa Bidik Podium Kedua di Moto3 Junior World Championship Estoril
- Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi Ikuti Pelatihan PAKU Integritas 2026 yang Digelar KPK
“Tidak bisa sendirian pemerintah menangani itu. Makanya organisasi non-pemerintah serta swasta juga diharapkan untuk turut memberikan kontribusinya yang secara kolaboratif akan sangat menentukan keberhasilan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana,” ujar Wapres.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
