Terkini.id Jakarta – Perumahan Mangkang Indah Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah, terendam banjir akibat diguyur hujan sejak Minggu, 6 November 2022 malam.
Winarso yang merupakan Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang mengungkapkan bahwa banjir setinggi satu meter terjadi di Mangkang.
“Sampai satu meter tadi berdasarkan informasi dari lapangan,” kata Winarso.
Tim gabungan dari BPBD Kota Semarang, Brimob dan para relawan membantu proses evakuasi warga dari lokasi banjir ke tempat yang lebih aman. Perahu karet digunakan untuk membantu evakuasi para korban.
Menurut Winarso hal ini terjadi akibat hujan deras yang mengguyur kota Semarang dalam waktu yang cukup lama.
- Setiba dari Jakarta, Bupati Sidrap Langsung Tinjau Banjir Amparita
- Banjir Landa Sejumlah Wilayah Makassar, Gubernur Sulsel Kerahkan Tim Tagana dan Dinsos
- Wali Kota Makassar Paparkan Strategi Hadapi Banjir, Air Bersih, dan Sanitasi di Hadapan WRI--RISE Indonesia
- Pemkot Makassar Terjunkan 40 Satgas Drainase Gerak Cepat Bersihkan Saluran Air di Jalan Urip dan Pettani
- Gubernur Sulsel Kirim Bantuan Darurat untuk Korban Banjir di Bantaeng
“Ini karena hujan deras yang mengguyur Kota Semarang ya. Karena cukup lama tadi hujannya,” ujarnya di kutip dari Kompas.com.
Jebolnya tanggul sungai Beringin juga menambah derasnya arus banjir yang melanda Kota Semarang. Mengakibatkan tujuh mobil warga terseret arus banjir tersebut.
Beruntung genangan banjir mulai surut pada Senin, 7 November 2022 pagi. Akan tetapi, banyaknya endapan lumpur tertinggal di akses jalan masuk perumahan dan rumah warga.
Para relawan dan tim gabungan BPBD Kota Semarang ikut turun membantu warga membersihkan sisa-sisa lumpur yang tertinggal akibat banjir.
Meluapnya sungai beringin mengakibatkan jebolnya tanggul dan menyebabkan banjir bandang di Kota Semarang. Hal ini juga disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur Kota Semarang selama tiga jam lamanya.
Dilansir dari CNN Indonesia, Iswan Amminudin, Sekretaris Daerah Kota Semarang, mengatakan sekitar 200 rumah warga yang terkena banjir bandang pada Minggu malam kemarin. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
“Ada sekitar 200 rumah yang kena. Kalau warganya ada sekitar 350 kepala keluarga. Kita langsung bantu warga, dirikan dapur umum juga dan tenda medis. Kondisi cuaca saat ini memang ekstrem sehingga warga harus selalu waspada bencana,” ucap Iswar.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
