“Prinsip ini menyatakan bahwa selama keputusan bisnis, seperti keputusan penyaluran kredit, diambil dengan itikad baik, berdasarkan informasi yang memadai, dan semata-mata untuk kepentingan terbaik Bank, maka kita tidak dapat dimintai pertanggungjawaban pribadi atas potensi kerugian yang mungkin timbul,”sambungnya.

“Ini sangat penting agar kita tidak ragu dalam mengambil keputusan strategis demi kemajuan Bank, namun tetap dengan prinsip kehati-hatian dan tanggung jawab penuh,” katanya lagi.
Selain itu, H Yulis menambahkan bahwa pihaknya juga akan mendalami Tatakelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance), Aspek Hukum dan Kerugian Negara dalam Pengelolaan Kredit Perbankan, serta Fraud Risk Assessment.
“Materi-materi ini sangat penting untuk meningkatkan kompetensi kita dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik serta mampu melakukan mitigasi risiko dan kecurangan,” imbuhnya.
Kami berharap, seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk menyerap ilmu dan pengalaman dari para narasumber yang ahli di bidangnya.
- Kalla Institute dan Pelindo Regional 4 Makassar Bangun Kemitraan Strategis
- Astra Motor Sulsel Gelar Gebyar Honda Jagoanku di Lima Daerah, Hadirkan Promo Menarik
- Wabup Gowa Dorong Nobar Piala Dunia FIFA 2026 Jadi Ajang Kebersamaan dan Penggerak UMKM
- Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Ajak Seluruh OPD Dukung Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026
- Rapat Paripurna DPRD, Wakil Wali Kota Makassar Beberkan Kinerja APBD 2025
“Mari kita jadikan inhouse training ini sebagai momentum untuk memperkuat kapasitas diri dan institusi, sehingga Bank Sulselbar dapat terus beroperasi secara sehat, prudent, dan memberikan kontribusi maksimal bagi pembangunan daerah,” tandasnya.
Sebagaimana diketahui,sesi Inhouse Training menghadirkan pemateri adalah Korwas Bidang Investigasi 1 BPKP Provinsi Sulawesi Selatan – Barlian Fransiskus Saragih yang membawakan materi mengenai Business Judgement Rules, Korwas Bidang Akuntan Negara 2 BPKP Provinsi Sulawesi Selatan, Akhmad Basori yang membawakan materi tentang ‘Good Corporate Governance’, Korwas Bidang Investigasi 2 BPKP Provinsi Sulawesi Selatan
Kemudian Memet Rusmana yang membawakan materi tentang ‘Aspek Hukum dan Kerugian Negara dalam Pengelolaan Kredit Perbankan’, dan Auditor Madya Bidang Investigasi – Andre Christian Duma yang membawakan materi tentang ‘Fraud Risk Assessment’.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
