Makassar Terkini
Masuk

Bantah Langgar Prokes, Habib Rizieq: Saya Tidak Pernah Buat Kerumunan

Terkini.id, Jakarta – Eks Pentolan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab membantah tuduhan yang menyebut dirinya sengaja membuat kerumunan massa, baik saat dirinya tiba di bandara maupun di saat kediamannya di Petamburan.

Habib Rizieq pun mengaku, kerumunan yang terjadi di bandara tersebut bukan merupakan keinginannya melainkan tindakan spontanitas umat Islam Indonesia yang ingin bertemu dengannya.

Hal itu disampaikan Rizieq saat membacakan nota keberatan atau eksepsi di Pengadilan Negeri Jakarta, Jumat 26 Maret 2021.

Ia menjelaskan, saat tiba di bandara, ada petugas yang meminta surat bebas COVID-19 kepadanya. Namun, ketika hendak mengikuti arahan petugas, langkahnya terhalang massa yang telah menunggunya.

“Kami tidak bisa mengikuti (arahan) petugas tersebut, karena dari depan pintu pesawat sudah penuh dengan massa penjemput, dan di dalam gedung bandara yang kami lalui dipadati ribuan massa. Sementara di luar gedung sudah menunggu jutaan massa penjemput,” ujar Habib Rizieq, Jumat 26 Maret 2021 seperti dikutip dari Sindonews.com.

Selain itu, Habib Rizieq juga mengaku bahwa dirinya tak pernah diberi tahu mengenai kewajiban isolasi mandiri setibanya di Indonesia.

Bahkan, kata Rizieq, petugas di bandara juga tak memberi tahunya. Sepekan setelahnya, ia baru mengetahui hal tersebut.

“Sejak saat itulah, kami mengetahui tentang keharusan isolasi selama 14 hari bagi yang baru datang dari luar negeri. Terhitung tanggal 17 November 2020, kami pun melakukan isolasi mandiri di bawah bimbingan dan pengawasan tim medis dari Mer-C,” tuturnya.

“Bahkan, khusus untuk saya yang mengalami kelelahan yang teramat sangat pada pekan berikutnya, meminta perawatan khusus di RS UMMI, Bogor,” tambahnya.

Kendati terlambat mendapat penjelasan COVID-19 dari bandara, namun Habib Rizieq mengaku tetap isolasi mandiri.

Tak hanya 14 hari, Habib Rizieq bahkan mengaku mengurung dirinya di rumah selama sebulan lebih.

“Siapa bilang saya tidak isolasi mandiri 14 hari? Bahkan, saya isolasi mandiri lebih dari sebulan,” ungkapnya.

Mengutip Hops.id, Habib Rizieq dalam sidang pembacaan eksepsi itu sekali lagi menegaskan bahwa kerumunan yang tercipta di bandara bukan berdasarkan keinginannya.

Menurut Rizieq, semua serba spontan dan terjadi begitu saja. Buktinya, usai tiba di lokasi pendaratan, dia tak menuju kerumunan massa melainkan langsung masuk ke dalam mobil.

“Saya tidak pernah dengan sengaja menuju kerumunan bandara, karena dari pintu pesawat sudah banyak orang dan di dalam gedung bandara sudah ada puluhan ribu orang orang, sementara di luar gedung bandara sudah menunggu jutaan massa. Saya menuju kendaraan untuk pulang ke rumah, bukan menuju kerumunan,” tegasnya.

Habib Rizieq juga menegaskan, setibanya di rumah ia justru membubarkan massa yang berkerumun dan berdesak-desakan di area kediamannya.

“Saya tidak pernah buat kerumunan di rumah. Justru sesampai rumah, sudah ada kerumunan massa, sehingga saya sulit masuk ke rumah. Justru saya yang membubarkan kerumunan di sekitar rumah dan meminta semuanya pulang,” ujarnya.