Tidak bisa dipungkiri, banyak sektor yang terdampak pandemi Covid -19 saat ini, salah satunya adalah sektor pertanian.
Kepala Dinas Pertanian Tana Toraja, Salvius Pasang, SP., MP menyampaikan bahwa petani yang merupakan ujung tombak ketersediaan stok pangan, sebagiannya memiliki sedikit kekhawatiran dalam masa pandemi Covid-19 ini.
“Mereka khawatir dengan proses pemasaran hasil panen karena ada PSBB, pedagang pengumpul tidak lagi membeli karena pembatasan wilayah pasar, harga diatur pedagang dengan alasan pasar lesu,” ungkap Salvius.
Menjawab kekhawatiran petani, Salvius lalu menyampaikan kepada para penyuluh agar membantu para petani dari mulai budidaya hingga proses pemasaran. Salah satu yang dilakukan adalah dengan menjalankan program pengendalian harga pangan.
Apa yang dilakukan Salvius sejalan dengan arahan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) dalam berbagai kesempatan meminta kepada seluruh Tim Satgas Pangan agar bekerja lebih giat untuk membantu petani.
- Kebakaran Mal Nipah Park Makassar Berhasil Dipadamkan, Operasional Tetap Berjalan Normal
- Paradoks Emas di Tengah Ketegangan Geopolitik: Membaca Arah Kekayaan di Era Turbulensi
- Semarak 17 Agustus, Warga BTN Makkio Baji Ubah Perayaan Kemerdekaan Jadi Gerakan Peduli Lingkunganmk
- Astra Motor Sulsel dan FIFGroup Salurkan Bantuan untuk Petani Terdampak Kekeringan di Sidrap
- BNI Gelar wondr Fest Makassar, Dorong Digitalisasi Transaksi dan Pemberdayaan UMKM
“Saya minta, Satgas Pangan agar bekerja maksimal, Bupati, Kadis, Kapolres, Dandim, Kajari agar lebih maksimal lagi dalam membantu petani. Harus tegas demi kesejahteraan petani. Jangan sampai ada orang-orang yang bermain, dia hanya membeli tapi keuntungannya lebih besar dari petani,” ungkap SYL.
Menindaklanjuti arahan Mentan, Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian, Prof. Dedi Nursyamsi menegaskan bahwa semua unsur sumberdaya manusia pertanian harus memaksimalkan peranan dalam membantu petani mengawal dan memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat. Selain itu, BPPSDMP akan memaksimalkan peranan Kostratani agar ikut membantu petani dalam mengawal stabilisasi harga.
“Kostratani akan dimaksimalkan agar turut serta mengawal stabilisasi harga. Penyuluh di setiap Kostratani harus mampu memfasilitasi agar setiap petani binaannya mendapatkan harga yang layak dari setiap komoditas yang dibudidayakan.
(WLN8)
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
