Terkini.id, Makassar – Anggota KPU Makassar Endang Sari minta warga Kota Makassar membantu mempermudah petugas pencocokan dan penelitian (Coklit) melaksanakan tugas di lapangan.
Warga diharapkan proaktif dengan menyiapkan KTP elektronik atau surat keterangan dan kartu keluarga.
“Agar proses pencocokan dan penelitian data pemilih bisa lebih maksimal. Data Pemilih yang dihasilkan bisa lebih akurat,” ungkap Endang, Sabtu 25 Juli 2020
KPU dan warga harus bersinergi untuk memastikan setiap pemilih dilayani dengan terdaftar dalam data pemilih. Sehingga hak konstitusional warga untuk memberikan suaranya terpenuhi.
“Banyak kisah haru biru petugas kami di lapangan,” kata Endang.
- Rappo Indonesia Gelar 'Beyond The Waste', Libatkan 115 Relawan Tanam 500 Mangrove di Untia di Momen HUT Ke-6
- BSI Sambut Penempatan Dana SAL Pemerintah ke Perbankan, Perkuat Pembiayaan Produktif untuk Ekonomi Rakyat
- Meity Rahmatia Resmi Lantik Ratnawati Arif sebagai Ketua IPHI Sinjai Periode 2026--2031
- Mahasiswa Polbangtan Gowa Raih Juara I Lomba Agrifood Innovation pada 2nd Agripolyfest dan Dies Natalis ke-8 Polbangtan Malang
- Perluas Peluang Kerja Alumni di Jepang, Kementan Jalin Kerja Sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja
Banyak laporan petugas coklit atau PPDP dimarahi warga karena dianggap pendata bantuan. Ditutupkan pintu rumah, dan banyak lagi kendala yang dihadapi di lapangan.
Belum lagi medan yang berat seperti pendataan di pulau. Perjuangannya juga luar biasa. Harus mencari signal untuk melaporkan hasil coklit.
Endang memastikan petugas yang datang ke rumah warga sudah melakukan rapid test dan dinyatakan non reaktif.
“Dalam bertugas menerapkan protokol pencegahan, dan hanya melakukan coklit di teras rumah atau di depan pintu pagar,” kata Endang.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
