KPU Makassar Minta Tambahan Anggaran Rp6,8 Miliar

Terkini.id — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar kembali mengusulkan tambahan anggaran sebanyak Rp6,8 miliar untuk Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Makassar 2020, ke Pemerintah Kota (Pemkot).

Bahkan pihak KPU telah menyodorkan usulan tersebut ke Pj Wali Kota Makassar, Prof Yusran Yusuf.

Komisioner KPU Makassar, Gunawan Mashar mengatakan, sebelumnya KPU mengusulkan anggaran Pilwali Rp78 miliar. Namun KPU meminta tambahan anggaran Rp15 miliar, mengingat kontestasi lima tahunan itu diselenggarakan di tengah pandemi Covid-19.

Baca Juga: KPU Makassar Gandeng Muhammadiyah, Sosialisasi Pemilu 2024

“Awalnya kita meminta tambahan Rp15 miliar dengan rincian pertama Rp9 miliar untuk kekurangan honor adhoc ini memang sebelum pandemi kurang memang mi honornya, karena dampak kenaikan honor adhoc berdasarkan SK menteri keuangan, tapi pada waktu sebelum pandemi belum di kasi, makanya kita usulkan kembali,” kata Gun melalui sambungan telepon, Kamis 18 Juni 2020.

Sedangkan Rp6 miliar lagi, diperuntukkan untuk penambahan Tempat Pemungutan Suara (TPS). Sebab akibat pandemi covid-19 mengharuskan KPU untuk menambah jumlah TPS, agar pemilih tidak terlalu banyak di satu TPS.

Baca Juga: Pemkot Makassar Optimis Program Lorong Wisata Jadi Sarana Pendidikan Politik

“Tentunya kalau TPS bertambah, bertambah juga logistik, SDM, dan kebutuhan lainnya, jadi totalnya penambahan itu sekitar 6 M ditambah honor Rp9 m jadi Rp15 miliar semuanya,” jelasnya.

Gun sapaan akrab Gunawan Mashar menambahkan, berhubung pelaksanaan Pilwali Makassar dilaksanakan di tengah pendemi covid-19, dari Rp15 miliar tersebut KPU kembali melakukan pencermatan atau pengurangan.

KPU banyak menghilangkan item kegiatan, misalnya sosialisasi, deklarasi damai, sedangkan yang dikurangi yaitu Bintek dan kegiatan lainnya.

Baca Juga: Pemkot Makassar Optimis Program Lorong Wisata Jadi Sarana Pendidikan Politik

“Dari Rp15 miliar, setelah kita lakukan pengurangan didapatlah Rp6,8 miliar. Itu pencermatan terakhir kami. Kalau dikurangi lagi akan berdampak pada kualitas Pilwali Makassar,” ungkapnya.

Total keseluruhan anggaran yang diminta KPU untuk menyelanggarakan Pilwali Makassar 9 Desember 2020, sebesar Rp84,8 miliar.

“Insyaallah usulan tambahan anggaran Rp6,8 miliar itu disetujui oleh Pemkot,” pungkasnya.

Bagikan