Beberkan Bukti Anies Munafik soal KLB, Guntur Romli: Dulu Sok-Sok Kritik dan Tolak, Kini Paling Menikmati

Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Mohamad Guntur Romli membeberkan bukti kemunafikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan soal dana KLB (Koefisien Lantai Bangunan).

Ia mengatakan bahwa dulu, Anies sok mengkritik dan menolak denda KLB, namun kini malah paling menikmati.

Sekedar catatan, KLB merupakan dana yang dibebankan Pemprov DKI kepada pengembang atau pihak swasta ketika membangun gedung namun melampaui lantai yang ditetapkan.

Baca Juga: Terkait Deklarasi Capres, Anies Sebut Saat ini Belum Waktunya

Dengan kata lain, KLB merupakan dana yang berasal dari denda yang diperoleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Salah itu bukti #AniesMunafik soal denda KLB (Koefisien Lantai Bangunan),” kata Guntur Romli melalui akun Twitter pribadinya pada Minggu, 28 November 2021.

Baca Juga: Muak dengan Sindiran Giring ke Anies, Aksi Nyanyi dengan Warga...

“Dulu sok-sok kritik dan tolak, dituduh ‘modus korupsi, tidak masuk ke APBD, antek perusahaan’, sekarang Anies Baswedan paling menikmati bangun-bangun pakai KLB,” sambungnya.

Bersama pernyataannya, Guntur Romli melampirkan kolase tangkapan layar berita soal Anies dan KLB.

Berita pertama berjudul “Sempat Kritik Keras Ahok, Kini Gubernur Anies Gunakan Dana KLB untuk bangun JPO di Jakarta”.

Baca Juga: Muak dengan Sindiran Giring ke Anies, Aksi Nyanyi dengan Warga...

Dilansir dari Beita Tribun News yang terbit pada Jumat, 29 Januari 2021, Anies Baswedan bakal mendedikasikan revitalisasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Karet Sudirman untuk para tenaga kesehatan yang gugur selama masa pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta. Hari Nugroho membeberkan bahwa proyek tersebut bakal dijalankan menggunakan dana KLB.

Diberitakan Tribun, dana KLB ini sebetulnya mulai populer digunakan di era Gubernur, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok saat membangun Simpang Susun Semanggi.

Anies sendiri sempat mengkritik penggunaan dana KLB di era Ahok pada 2018 lalu dan menyebut pembangunan di Jakarta seharusnya menggunakan APBD, bukan dana dari pihak swasta.

Namun, setelah setelah menjabat sebagai Gubernur, Anies justru kerap menggunakan dana KLB untuk sejumlah pembangunan infrastruktur.

Selain JPO Karet Sudirman, sebelumnya Anies juga menggunakan dana KLB untuk revitalisasi JPO di kawasan Gelora Bung Karno (GBK).

Tangkapan layar ke-dua yang dibagikan Guntur Romli berjudul “Bangganya Anies Kampung Nelayang di Penjaringan Punya Lapangan Bola Berkelas Dunia”.

Dalam berita Tribun News itu, Anies Baswedan meresmikan Lapangan Ingub Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara pada Jumat, 26 November 2021.

Lapangan Ingub Muara Angke merupakan satu dari lima lapangan sepak bola yang direvitalisasi pada tahun 2020 oleh Pemprov DKI Jakarta.

Revitalisasi itu ditempuh melalui mekanisme pemenuhan kewajiban Kompensasi Atas Pelampauan Nilai Koefisien Lantai Bangunan (KLB) PT Sinar Mas Teladan.

Bagikan