Terkini.id, Jakarta – Publik tengah menyoroti Gubernur Anies Baswedan usai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan ‘kelebihan bayar’ yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta terkait pengadaan masker.
Lantaran hal itu, netizen pun ramai menyindir Anies Baswedan dengan tagar ‘kelebihan bayar’ yang sontak menjadi trending di media sosial Twitter.
Terkait hal itu, salah seorang netizen pengguna Twitter NgkongRoses bahkan membagikan sebuah video yang membeberkan daftar kasus ‘kelebihan bayar’ yang dilakukan mantan Mendikbud RI tersebut.
Postingan video netizen terkait daftar kelebihan bayar Anies Baswedan tersebut juga ikut dibagikan pegiat media sosial ChusnulCh_, seperti dilihat pada Jumat 6 Agustus 2021.
“Kata korupsi ini konotasinya negatif, namun dengan diksi KelebihanBayar menjadi lebih santun, mungkin karena lebih santun sampai saat ini KPK_RI juga terlihat santun untuk kasus ini. Entahlah yuang. Paniang Kapalo den,” cuit netizen NgkongRoses di narasi unggahan videonya.
- Ahok Tanggapi PDIP Usung Anies di Pilgub DKI Jakarta
- Rocky Gerung Saran ke Anies Untuk Tak Maju Dalam Pilgub Jakarta
- KPU Resmi Umumkan Pemenang Pilpres 2024, Anies Baswedan: Kita Dukung Langkah Tim Hukum!
- Anies Baswedan Sebut Kabar Dirinya Maju di Pilgub Hanya Pengalihan Isu
- Cek Fakta: Benarkah Relawan Anies Baswedan Temukan Kotak Suara Tak Tersegel di Kota Makassar?
Dalam video itu, tampak sejumlah daftar kasua ‘kelebihan bayar’ Anies Baswedan. Menurutnya, hal itu menjadi bukti bahwa Anies tak bisa bekerja.
“Daftar Kelebihan Bayar yang jadi bukti Anies Gak Bisa Kerja,” demikian narasi dalam video tersebut.
Netizen itu pun membeberkan daftar kasus kelebihan bayar Anies tersebut yakni pertama kelebihan membayar pembinaan alat pemadam kebakaran senilai Rp6,5 miliar.
“Kelebihan membayar pembinaan alat pemadam kebakaran senilai Rp6,5 miliar,” ungkap netizen NgkongRoses.
Kasus kedua, kata sang netizen, Anies Baswedan kelebihan bayar subsidi kepada PT Transjakarta senilai Rp415,922 miliar.
“Kelebihan bayar subsidi kepada PT Transjakarta senilai Rp415,922 miliar,” sebutnya.
Sementara kasus ketiga, lanjut sang netizen, Anies Baswedan kelebihan bayar proyek pembangunan PLTS atap on grid di sekolah negeri Jakarta senilai Rp1,12 miliar.
“Kelebihan bayar proyek pembangunan PLTS atap on grid di sekolah negeri Jakarta senilai Rp1,12 miliar,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
