Terkini.id, Jakarta – Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin mengatakan bahwa Anies Baswedan harus mencari panggung politik baru agar bisa melaju ke Pilpres.
Menurut Ujang, jika hanya mengandalkan YouTube pasca menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, maka hal itu tidaklah cukup.
Ia menilai bahwa jika Anies tak mencari panggung politik baru maka bisa jadi namanya akan tenggelam sebelum Pilpres dilaksanakan.
Hal ini mengingat jabatan Anies akan habis pada Oktober 2022 dan setelahnya posisi Gubernur DKI Jakarta bakal diisi oleh pelaksana tugas sampai 2024.
“Jika dia punya jabatan atau posisi yang strategis pasca tak lagi jadi Gubernur, peluangnya masih terbuka (jadi presiden),” ujar Ujang melansir Tempo, Minggu, 26 Desember 2021.
- Pengamat Politik Sebut Anies Baswedan Akan Menang Pertarungan Jika Tepat Memilih Cawapres 2024
- Pertanyakan Prestasi Anies Baswedan, Ujang Komarudin ke Hasto Kristiyanto: Cek Aja! Keliatan Kok, Sangat Jelas
- Pengamat Politik Ujang Komaruddin Ungkap Kemungkinan Adanya Skenario PDIP di Pilpres 2024
- Sebut Puan Berpeluang Maju di Pilpres, Ujang Komarudin: Dia Anak dari Ketum PDIP
- Anies-Khofifah Digadang Jadi Duet Baru di Pilpres 2024, Ujang Komarudin: Menarik Tapi Agak Sulit
Ujang berujar bahwa langkah Anies mencari panggung politik baru agar terlihat oleh masyarakat, penting dilakukan.
Nah, soal langkah Anies yang membuat chanel YouTube “Dari Pendopo” yang berisi soal perjalanan Anies menjadi gubernur dan menjalankan programnya, Ujang mengatakan hal itu belum cukup.
Memang, membuat Youtube merupakan salah satu cara yang baik untuk bisa berkomunikasi dengan masyarakat di era milenial saat ini.
Kendati, Pilpres dikatakan masih amat jauh dan hal tersebut potensi besar untuk tidak terjamah lagi ke depannya.
“Itu salah satu bagian agar bisa menyapa dan berkomunikasi dengan rakyat. Namun YouTube saja tidak lah cukup. Butuh aksi-aksi dan kontribusi nyata dari Anies kepada rakyat,” kata Ujang.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
