Beda dengan Jokowi, Gubernur NTB Tak Larang Mudik: Rindu, Biarkanlah Mengalir

Beda dengan Jokowi, Gubernur NTB Tak Larang Mudik: Rindu, Biarkanlah Mengalir

Sukma A
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Pemerintahan Presiden Joko Widodo telah menetapkan larangan mudik lebaran 2021 mulai dari tanggal 6-17 Mei 2021.

Penetapan kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Nomor PM 13 Tahun 2021 tentang pengendalian transportasi selama Idul Fitri 1442 H telah ditetapkan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat membenarkan perihal kebijakan larang mudik tahun ini.

“Untuk itu sejak jauh-jauh hari, pemerintah telah memutuskan untuk melarang mudik pada Lebaran kali ini,” ujar Jokowi dalam konferensi pers virtual melalui YouTube Sekretariat Presiden, Jumat, 16 April 2021

“Dan keputusan ini diambil melalui berbagai macam pertimbangan. Karena, pengalaman tahun lalu terjadi tren kenaikan kasus setelah empat kali libur panjang,” imbuh Jokowi.

Baca Juga

Berbeda dengan Jokowi, baru-baru ini, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zulkieflimansyah mengungkapkan bahwa pihaknya tidak melarang adanya mudik lebaran tahun 2021.

Menurutnya, masyarakat ingin melakukan perjalanan pulang kampung demi menuntaskan rindu kepada keluarga.

Oleh karena itu, ia merasa jika mudik lebaran dilarang akan memperbanyak masalah.

“Mereka pulang itu karena rindu sekali. Kalau kita atur-atur nanti banyak masalah yang akan terjadi, biarkan ngalir begitu aja,” ujarnya dikutip dari CNN Indonesia, Selasa, 20 April 2021.

Zulkieflimansyah mengatakan bahwa pihaknya takkan melarang atau membatasi bagi warganya yang ingin pulang ke NTB.

Politisi PKS ini hanya meminta agar warganya tetap menunaikan ibadah puasa.

“Ndak dilarang. Yang penting jalankan puasa di bulan Ramadhan,” pungkasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.