Begini Pelaksanaan Ujian Sekolah SD Islam Athirah 2 Makassar Tahun Pelajaran 2021-2022

Terkini.id, MakassarSD Islam Athirah 2 Makassar mengadakan Ujian Sekolah Tahun Pelajaran 2021/2022 berbasis aplikasi SIMDIK.

Ujian Sekolah (US) bagi siswa kelas VI pada tahun ini kembali dilaksanakan full offline. US ini berlangsung di ruang kelas mulai tanggal 11 hingga 19 Mei 2022.

H. Muhammad Azis, S.Pd., M.Pd. sebagai Kepala SD Islam Athirah 2 Makassar, mengucapkan rasa syukur karena pelaksanaan US tahun ini kembali digelar offline di sekolah, setelah dua tahun terakhir digelar secara online.

Baca Juga: SD Islam Athirah Makassar Buka Kelas Tahfiz, Hanya Terima 20...

“Alhamdulillah. Ujian Sekolah tingkat SD Tahun Pelajaran 2021/2022 dilaksanakan secara serentak seluruh Indonesia dan pelaksanaannya secara offline setelah selama dua tahun ujian dengan sistem online,” ujarnya, Senin 16 Mei 2022.

H. Azis menambahkan, pada US kali ini ada hal menarik karena siswa ujian menggunakan hp/laptop dengan sistem berbasis aplikasi yang memiliki keunggulan hemat biaya dan hasil ujiannya lebih cepat akurat. Dia juga berharap agar siswa tetap mengedepankan nilai-nilai kejujuran selama ujian.

Baca Juga: Siswa Berprestasi SD Islam Athirah 2 Makassar Diganjar Penghargaan

“Ada yang menarik kali ini, ujian dengan sistem aplikasi SIMDIK yang otomatis akan terjadi penghematan karena tidak menggunakan lagi kertas dan biaya fotokopi. Hasilnya pun lebih cepat dan akurat, serta sudah teranalisis hasil ujian siswa,” tambahnya.

“Saya sangat mengharapkan ananda dalam melaksanakan ujian tetap mengedepankan nilai-nilai kejujuran karena hasil ujian itu nomor dua, akan tetapi karakter kejujuran tetap menjadi prioritas dalam melaksanakan ujian. Selamat kepada ananda kelas VI yang menempuh ujian. Semoga sukses dan mendapatkan nilai yang memuaskan,” harapnya.

Renny Mulyani, S.Pd. sebagai Ketua Panitia US, mengatakan jumlah peserta yang mengikuti US sebanyak 87 siswa.

Baca Juga: Siswa Berprestasi SD Islam Athirah 2 Makassar Diganjar Penghargaan

Dia juga menjelaskan bahwa US kali ini menggunakan SIMDIK yang dimana aplikasi ini hanya dapat diakses oleh guru dan siswa melalui username dan password masing-masing.

Menurutnya, keunggulan SIMDIK selain menghemat kertas dan biaya, juga menghemat tenaga karena guru tidak lagi memeriksa ujian secara manual.

Dengan adanya aplikasi itu, kata Renny, dapat memudahkan guru melihat hasil yang diperoleh siswa setelah ujian.

Selain itu, lanjutnya, aplikasi ini memudahkan guru mengacak soal dan opsi jawaban sehingga tidak ada lagi kesempatan siswa untuk bisa saling bekerja sama, walaupun di Athirah sudah menerapkan sistem kejujuran pada saat ujian.

“Dengan mengikuti perkembangan zaman dan kecanggihan teknologi, kita lebih memanfaatkan lagi ujian secara online melalui aplikasi. Karena, kalau tes tertulis membutuhkan waktu lebih lama dalam sistem pembagian atau penyaluran soal. Dengan adanya aplikasi ini lebih memudahkan lagi baik bagi guru maupun siswa,” tuturnya.

Wali Kelas VI.4 itu menambahkan, sebelum masuk di aplikasi, siswa terlebih dahulu mengisi username yang telah dibuatkan oleh operator sekolah.

Kemudian, untuk menggunakan aplikasi ini sudah ada setel ujian dari guru yang dimana soalnya baru bisa terbuka sesuai jadwal dan ada batas waktunya.

Untuk bisa menjawab soal tidak sembarang orang yang bisa mengakses, hanya siswa saja karena ada password yang bersifat rahasia dan hanya bisa dibuka pada waktu ujian secara live di kelas.

Terakhir, Renny berharap semoga hasil US siswa bisa memuaskan sesuai dengan ikhtiar dan doa yang diminta siswa.

“Semoga siswa dilancarkan dan dimudahkan sampai berakhirnya ujian sehingga hasilnya lebih bagus lagi dibandingkan dengan nilai-nilai sebelumnya. Semoga angkatan tahun ini berhasil meraih cita-citanya dan melanjutkan sekolah di SMP Islam Athirah. Adapun siswa yang memilih lanjut ke pondok pesantren, semoga lulus dan menjadi hafiz/hafizah dengan cepat,” pungkasnya.

Citizen Reporter : Muhammad Ryan Israfan

Bagikan