Bejat, Gadis Yatim Piatu Ini Disetubuhi Ayah Angkat Hingga Hamil 5 Bulan

Gadis Disetubuhi
Ilustrasi pemerkosaan

Terkini.id, Semarang – Entah apa yang ada di kepala pria paruh baya bernama Joko Suseno (55). Warga Desa Pager Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Semarang ini tega memperkosa anak asuhnya sendiri, M (13).

Gara-gara perbuatan bejatnya, M kini tengah hamil 5 bulan. Aksi pria ini berawal beberapa tahun lalu saat orang tua kandung korban sakit-sakitan kemudian menitipkan M ke sahabatnya, Joko Suseno.

Joko memperlihatkan sikap perhatian pada anak sahabatnya itu saat mereka tinggal di rumahnya. Beberapa lama kemudian orang tua M meninggal dunia, dan di saat itulah seluruh tanggung jawab diserahkan ke Joko yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani.

Kecurigaan atas kehamilan M bermula ketika gadis belia ini diantarkan pulang oleh Joko pada Kamis 14 Februari 2019 siang ke rumah neneknya di Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo.

Saat itu korban hanya diantar sampai jalan depan rumah neneknya dan langsung ditinggal Joko.

Karena tidak seperti biasanya, Muryani, bibi M curiga kenapa korban hanya diantar sampai depan rumah dan tidak masuk ke dalam rumah. Muryani juga curiga terhadap perubahan fisik korban yang perutnya membesar.

“Berdasarkan keterangan saksi, korban telah dua kali disetubuhi oleh pelaku di rumah pelaku,” ujar Kapolres Semarang AKBP Adi Sumirat, di Mapolres Semarang, Ungaran.

Korban disetubuhi pelaku sebanyak 2 kali hingga hamil

Gadis Disetubuhi
Pelaku diamankan di Mapolres Semarang. (foto: rmoljateng.com)

Saat gelar perkara di Mapolres Semarang pada Senin 25 Februari 2019, AKBP Adi Sumirat mengatakan, Muryani mengantarkan korban periksa ke bidan desa, dari hasil pemeriksaan didapati korban sedang hamil sekitar lima bulan.

“M ditanyai oleh Muryani dan mengaku telah disetubuhi Joko sebanyak dua kali pada sekitar Agustus 2018 dan Oktober 2018 di rumah Joko,” terang Adi.

Setelah pengakuan korban tersebut, keluarga melaporkan perbuatan Joko ke Polres Semarang pada Rabu 20 Februari 2019.

Setelah dilakukan pelaporan, kepolisian berhasil menangkap di rumah anaknya di Desa Gentan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. Ia melarikan diri ke rumah anaknya.

“Setelah mengetahui M hamil, Joko ketakutan dan ia melarikan diri ke rumah anaknya,” terang Adi.

Joko sendiri memiliki seorang istri, sepuluh anak, dan delapan cucu. Di rumah Joko, M mendapat perlakuan istimewa dari Joko yakni sering diiming-imingi uang.

Hingga terjadinya persetubuhan, Joko memberikan ancaman pada korban untuk menuruti kemauannya agar tidak memberitahukan pada orang lain.

“Pelaku didakwa dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara,” tutur Adi.

Berita Terkait
Komentar
Terkini