Terkini.id, Jakarta – Sebuah peristiwa memilukan menimpa seorang gadis pasien positif COVID-19 di India. Pasalnya, korban diperkosa sopir ambulans saat hendak dibawa ke rumah sakit (RS) setempat.
Gadis berusia 20 tahun itu diperkosa pelaku saat dalam perjalanan ke RS rujukan corona. Kejadian itu terjadi di negara bagian Kerala, India.
Mengetahui peristiwa itu, Kepolisian setempat langsung bergerak menangkap pelaku yang diketahui bernama Noufal V (25).
Selain ditangkap, pelaku juga dipecat dari tempatnya bekerja yakni operator swasta ambulans Kaniv 108.
Kepala polisi distrik Pathanamthitta, KG Simon, mengatakan gadis itu dijemput dari kediaman pamannya di Vadakkedathukavu ke rumah sakit.
- Barcode Tak Terbaca, Kadisdukcapil Pastikan Sejumlah KK yang Diduga Palsu Bukan Produk Capil
- Pimpin Apel Gabungan OPD, Bupati Andi Utta: Semua Hal Baik Berawal dari Kedisiplinan
- Perempuan Penentu Peradaban: Pilar Utama Pencetak Generasi Gemilang
- Buka Turnamen Walikota Cup 2026, Wali Kota Makassar Munafri Tekankan Pembinaan Atlet Sepak Bola Berkelanjutan
- Klinik Gigi Daengtisia Gelar Pelatihan Gigi Palsu dengan Dukungan dari PDGI Makassar dan Prodi Prostodonsi FKG UNHAS
“Dia dijemput dari rumah sekitar jam 10 malam lalu diantar ke CFLTC Adoor, tempat Noufal menjemput seorang wanita tua,” kata Simon seperti dikutip dari kompascom, Kamis, 10 September 2020.
“Dia melakukan kejahatan di tempat sepi dekat Aranmula setelah mengantar wanita itu ke CFLTC Kozhencherry,” sambungnya.
CFLTC merupakan singkatan untuk rumah sakit rujukan Covid-19 di India, kepanjangan Covid First Line Treatment Centers.
Usai diperkosa si sopir ambulans, korban kemudian melaporkan peristiwa yang menimpanya itu saat tiba di CFLTC Pandalam.
Melansir laman Times of India, pengawas polisi mengatakan bahwa pelaku sudah hampir setahun bekerja dengan operator ambulans.
Sebelumnya ia juga didakwa karena hendak membunuh di kasus penyerangan Alappuzha.
Menanggapi kejadian tersebut, partai oposisi India United Democratic Front (UDF) dan Bharatiya Janata Party (BJP) partai yang berkuasa saat ini menyerukan penyelidikan atas kasus itu.
“Gadis itu diantar sendirian dengan ambulans bersama pelakunya. Polisi sekarang mengatakan dia memiliki latar belakang kriminal, kenapa ini tidak dipikirkan sebelum dia ditunjuk?” ujar pemimpin oposisi Ramesh Chennithala.
Sementara itu, kepala negara bagian Kerala dari partai BJP K Surendran mengatakan, insiden itu merupakan kesalahan dari pemerintah.
Maka dari itu, Surendran meminta agar Menteri Kesehatan India mundur dari jabatannya.
“Kami menuntut pengunduran diri Menteri Kesehatan,” ujarnya.
Diketahui, gadis korban pemerkosaan oleh sopir ambulans itu merupakan salah satu dari 148 pasien yang dinyatakan positif Covid-19 di distrik Pandalam.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
