Terkini.id, Jakarta – Innalillahi wa innailaihi rajiun. Binjai diselimuti duka setelah Juliadi, wali kota terpilih Binjai, dikonfirmasi meninggal dunia karena terpapar Covid-19.
Juliadi adalah wali kota terpilih Binjai. Namun, malang, beliau justru meninggal dunia bahkan sebelum pelantikan.
Seperti diketahui, Juliadi ditetapkan sebagai wali kota bersama pasangannya, yaitu Amir Hamzah, sebagai wakil wali kota setelah memenangkan pilkada 2020 lalu dengan perolehan suara sebesar 66.731.
Juliadi meninggal pada Selasa malam, 9 Februari 2021 di ruangan ICU di RS Bunda Thamrin.
Hal itu dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Binjai, dr. Sugianto.
- Studium Generale di Unismuh, Wamendiktisaintek Tekankan Mutu, Akses, dan Relevansi
- Fatmawati Rusdi Apresiasi Buku 'BupAAS: Jalan Pengabdian', Karya Inspiratif Penuh Referensi
- Andi Iwan Darmawan Aras Terpilih Aklamasi Pimpin HNSI Sulsel 2026--2031, Siap Perjuangkan Kesejahteraan Nelayan
- Peringati Hari Lingkungan Hidup, PJM Tanam 20 Ribu Pohon di Maros
- Tazkiyah Group Beri Hadiah Haji Khusus Gratis di Momen Perayaan Tahun Baru 1448 Hijriah
“Iya (benar karena Covid-19).”
Sugianto mengungkapkan bahwa pemakaman akan dilakukan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
“Pihak keluarga meminta beliau dimakamkan di sana,” ujarnya.
Diketahui bahwa Juliadi sejak beberapa hari lalu memang tengah dirawat di salah satu rumah sakit di Medan, tepatnya sejak 30 Januari 2021.
Ia sempat menjalani isolasi sekitar 10-11 hari sebelum pada akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Selasa malam, 9 Februari 2021.
Dilansir dari merdeka.com, meninggalnya Juliadi ini menambah daftar wali kota terpilih Sumatera Utara yang dinyatakan meninggal dunia sebelum sempat dilantik.
Sekitar sebulan lalu, tepatnya pada hari Rabu, 13 Januari 2021, wali kota terpilih Pematangsiantar, Asner Silalahi, juga meninggal dunia dengan penyebab yang sama, yaitu karena Covid.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
