Terkini.id, Makassar – Bencana banjir kembali mengancam Kota Makassar. Pasalnya, intensitas hujan disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin mengatakan hujan deras hanya terjadi di beberapa daerah, namun disertai angin kencang yang merusak beberapa bangunan.
“Dari laporan saat ini ada dua titik, pertama di Kecamatan Panakkukang, Kelurahan Pampang, dan Kecamaran Manggala di Kelurahan Antang. Jumlah terdampak ada tiga rumah di Kecamatan Manggala dan 1 rumah di Kecamatan Panakkukang,” kata Achmad, Selasa, 18 Januari 2022.
Ia mengatakan ada atap rumah warga terlepas lantaran dihantam angin puting beliung.
“Teman-teman BPBD turun ke lapangan untuk memberikan bantuan,” kata dia.
- Penyebab Bencana Banjir dan Longsor di Wilayah Utara Sulawesi Selatan
- Ihwal Bencana Banjir, FKUB Sulsel Dorong Doa Bersama di Setiap Rumah Ibadah
- Bencana Banjir dan Longsor di 5 Daerah, Pj Gubernur Sulsel Sampaikan Duka Mendalan
- Pegadaian Makassar Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Banjir di Makale Toraja
- BPBD Makassar Lakukan Persiapan Hadapi Skenario Terburuk Pada Pemilu 2024
Di sisi lain, Achmad membantah terjadi banjir. Ia beralasan belum masuk kategori banjir lantaran belum tergenang selama 1×24 jam.
“Saat ini masih genangan,” ungkapnya.
Ia mengatakan sudah menetapkan siaga banjir. Aktifitas posko, kata dia, sudah diintensifkan untuk mengantisipasi adanya banjir.
“Teman-teman posko masing masing Manggala dan Tamalanrea ke titik banjir. Kondisi saat ini memang meluap namun dalam kondisi normal namun tetap hati-hati,” tuturnya.
Saat ini, BPBD, kata dia, terus melakukan patroli, memonitoring titik titik rawan banjir.
“Ketika ada peringatan dan hujan lebat akan meng-update setiap satu jam di posko,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
