Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar terus memperkuat kapasitas penanggulangan bencana melalui berbagai inovasi, antisipasi penanggulangan bencana di darat, laut dan udara.
Pemerintah Kota Makassar memperkuat kesiapsiagaan menghadapi banjir, cuaca ekstrem, kekeringan, dan banjir rob. BPBD menggandeng 23 perguruan tinggi untuk mencetak 23.000 mahasiswa tangguh bencana.
BPBD Makassar memperkuat inovasi SALAMA yang telah menjangkau 18.090 anak dan menargetkan hadir di 100 sekolah pada 2026 untuk membangun budaya sadar bencana sejak dini.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meninjau lokasi kebakaran di Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, dan memastikan kebutuhan 19 kepala keluarga terdampak terpenuhi. Pemkot Makassar menyalurkan bantuan logistik dan material bangunan untuk mempercepat pemulihan warga.
BPBD Kota Makassar membersihkan kanal di Bara-Baraya Timur sebagai tindak lanjut aduan warga terkait penumpukan sampah. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kelancaran aliran drainase.