Terkini.id, Makassar – Harga beras di sejumlah pasar tradisional di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, perlahan mulai normal.
Seperti terpantau di Pasar Tamammaung, Jl AP Pettarani, Kecamatan Panakkukang, harga beras di pasar tradisional ini, bertengger diangka Rp12-14 ribu per liter. Sementara untuk per kilogramnya, dikisaran Rp16-18 ribu.
“Yang paling banyak dicari masyarakat yaitu yang jenis beras Bogor, harganya Rp 12.500 per liter,” kata salah satu pedagang, Yusuf, Jumat, 1 Maret 2024.
Begitupun di Pasar Tradisional Pa’baeng-baeng, Kecamatan Tamalate. Salah satu pedagang beras, Daeng Nambung (36) mengatakan, harga beras menurutnya masih normal. Bahkan, kata Daeng Nambung, jenis beras premium mengalami penurunan.
Diketahui, harga beras jenis medium di Pasar Tradisional Pa’baeng-baeng mencapai Rp 14.000 per kilogram.
- PT Vale Catat Kinerja Keuangan Solid pada Triwulan I 2026, Perkuat Fondasi Pertumbuhan
- Menghidupkan Semangat Kartini, PLN UID Sulselrabar Ajak Berbagi Lewat Donor Darah
- Berkat Program TJSL PLN, Produk UMKM Rumah BUMN Selayar Tembus Pasar Modern
- PLN Hadirkan Listrik untuk Petani Bone, Produktivitas Naik dan Biaya Operasional Turun sampai 74 Persen
- Krisis Air di Wilayah Utara Kota, Komisi B DPRD Makassar Turun Langsung Cek Jaringan Pipa
Sedangkan, harga beras jenis premium mengalami penurunan yakni Rp 16.000 per kilogram dibandingkan beberapa hari lalu yang tembus mencapai Rp 17.000 per kilogram.
“Mungkin tidak terlalu naikji,” kata Daeng Nambung.
Para pedagang pun menyebut, pergerakan harga beras dua pekan jelang ramadhan ini, masih cenderung normal, masih stag (stagnan) tidak terlalu (naik signifikan).
Hal senada diungkapkan pedagang beras di Pasar Terong, Hamidi (35). Ia mengatakan, harga beras cenderung masih normal, walaupun diakui sempat terjadi kenaikan harga sepekan terakhir.
Pasalnya, saat membeli ke pemasok atau petani, Hamidi masih membeli dengan harga yang terlanjur naik.
“Hanya saja, per hari ini kata dia, pergerakan harga beras mulai jalan di tempat alias stagnan,” ungkapnya.
Diketahui, saat ini Satgas Pangan Sulsel terus bekerja memantau stabilitas harga di pasaran. Pemantauan juga dilakukan di gudang-gudang Bulog dan supplier beras yang selama ini beroperasi.
Dari hasil pengecekan Satgas Pangan Sulsel di lumbung-lumbung beras di Kabupaten, tidak ditemukan adanya gudang-gudang penimbunan.
Aparat sendiri tidak akan segan menindak tegas jika ada spekulan yang coba bermain dengan cara menimbun beras atau memainkan harga secara sepihak.
Sejauh ini, dari hasil pemantauan lapangan oleh Satgas Pangan Sulsel, tren kenaikan harga sudah perlahan mulai terkendali bahkan diprediksi akan mengalami penurunan harga.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
