Terkini.id, Makassar – Puluhan massa dari Aliansi Selamatkan Pesisir (ASP) menggelar aksi dengan membentangkan spanduk dan bagi-bagi selebaran tuntutan di Fly Over.
Spanduk tersebut bertuliskan “Tolak Tambang Pasir Laut dan Hentikan Pembangunan Proyek Makassar New Port (MNP)”
Koordinator ASP, Ahmad menyampaikan aksi ini dilakukan karena dampak pembangunan MNP dan penambangan pasir laut Pulau Kodingareng merugikan masyarakat.
Terkhusus, kata dia, nelayan dan perempuan pesisir yang setiap hari mencari kehidupan di laut.
Menurutnya, aktifitas pembangunan MNP dan tambang pasir laut merusak ekosistem laut. Juga berdampak terhadap kehidupan nelayan dan perempuan pesisir.
- Kalla Institute dan Pelindo Regional 4 Makassar Bangun Kemitraan Strategis
- Astra Motor Sulsel Gelar Gebyar Honda Jagoanku di Lima Daerah, Hadirkan Promo Menarik
- Wabup Gowa Dorong Nobar Piala Dunia FIFA 2026 Jadi Ajang Kebersamaan dan Penggerak UMKM
- Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Ajak Seluruh OPD Dukung Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026
- Rapat Paripurna DPRD, Wakil Wali Kota Makassar Beberkan Kinerja APBD 2025
“Mereka merasakan penderitaan, sehingga sebagian dari mereka terpaksa beralih profesi karena penghasilan mereka semakin berkurang,” ungkapnya.
ASP, kata dia, meminta pihak bertanggungjawab dalam pembangunan MNP dan tambang pasir laut untuk menghentikan aktivitas tersebut.
Aktivitas tambang tersebut memiskinkan nelayan dan menghancurkan masa depan anak-anak Pulau Kodingareng.
“Karena menjadi sumber masalah bagi nelayan dan perempuan pesisir,” pungkasnya.
Foto: Puluhan massa dari Aliansi Selamatkan Pesisir (ASP) menggelar aksi dengan membentangkan spanduk dan bagi-bagi selebaran tuntutan di Fly Over.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
