Terkini.id, Makassar – Puluhan massa dari Aliansi Selamatkan Pesisir (ASP) menggelar aksi dengan membentangkan spanduk dan bagi-bagi selebaran tuntutan di Fly Over.
Spanduk tersebut bertuliskan “Tolak Tambang Pasir Laut dan Hentikan Pembangunan Proyek Makassar New Port (MNP)”
Koordinator ASP, Ahmad menyampaikan aksi ini dilakukan karena dampak pembangunan MNP dan penambangan pasir laut Pulau Kodingareng merugikan masyarakat.
Terkhusus, kata dia, nelayan dan perempuan pesisir yang setiap hari mencari kehidupan di laut.
Menurutnya, aktifitas pembangunan MNP dan tambang pasir laut merusak ekosistem laut. Juga berdampak terhadap kehidupan nelayan dan perempuan pesisir.
- Coffee Morning Bahas Sampah, Fajar Harianto Tekankan Pentingnya Pemilahan dari Sumber
- Pemkab Luwu Utara Gandeng Briton English Education, Perkuat SDM Berstandar Cambridge Menuju Daya Saing Global
- Viral Video Menu MBG Balita Diduga Berulat di Jeneponto, Warganet Minta Evaluasi
- Muktamar V Wahdah Islamiyah Akan Kukuhkan 10.000 Guru Al-Qur'an di Masjid Istiqlal
- Emak-Emak dari Lakkang Caddi Bubarkan Aksi PMII di Jalan Urip Sumoharjo Makassar
“Mereka merasakan penderitaan, sehingga sebagian dari mereka terpaksa beralih profesi karena penghasilan mereka semakin berkurang,” ungkapnya.
ASP, kata dia, meminta pihak bertanggungjawab dalam pembangunan MNP dan tambang pasir laut untuk menghentikan aktivitas tersebut.
Aktivitas tambang tersebut memiskinkan nelayan dan menghancurkan masa depan anak-anak Pulau Kodingareng.
“Karena menjadi sumber masalah bagi nelayan dan perempuan pesisir,” pungkasnya.
Foto: Puluhan massa dari Aliansi Selamatkan Pesisir (ASP) menggelar aksi dengan membentangkan spanduk dan bagi-bagi selebaran tuntutan di Fly Over.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
