Terkini, Makassar – Peristiwa penganiayaan yang dilakukan tiga oknum TNI Bandara Hasanuddin Makassar terhadap seorang pemobil berakhir damai usai video yang memperlihatkan aksi mereka itu viral di media sosial.
Hal itu diungkapkan Kepala Penerangan Lanud Sultan Hasanuddin, Mayor Susanto. Ia mengatakan, kejadian itu dipicu karena adanya kesalahpahaman antara pemobil tersebut dengan tiga prajurit TNI yang bertugas di Bandara Hasanuddin Makassar.
“Kejadian kesalahpahaman tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan dan kedua belah pihak sepakat berdamai,” kata Mayor Susanto lewat keterangan tertulisnya, Sabtu, 29 Juni 2024.
Dalam foto yang beredar di media sosial, tampak tiga prajurit TNI Bandara Hasanuddin itu merangkul mesra pemobil yang diketahui bernama Agusli tersebut.
Sebelumnya, beredar video yang memperlihatkan tiga oknum TNI menganiaya seorang pengendara mobil di Bandara Hasanuddin Makassar.
- Bersama Bergerak Membangun Desa, Semangat Gotong Royong Menjadi Kekuatan Utama TMMD ke-128 Jeneponto
- ARYADUTA Makassar Kampanyekan Hidup Sehat Lewat "Tjakap Djiwa"
- Kokoh Berjuang, Bersama Menuju Kemenangan, Muscab IX PPP Jeneponto Sukses Digelar, PAC Dukung Pimpinan Berkelanjutan
- Gubernur Sulsel Sabet Award Nasional, Program MYP Jadi Bukti Nyata Pembangunan Infrastruktur
- Bahas Penyakit Mematikan, RSUP Wahidin Hadirkan Pakar Dunia di WISE 2026
Awalnya, pria pemobil yang sedang parkir di area Bandara Hasanuddin Makassar tersebut tak terima dengan perlakuan aparat terhadap kendaraan mobil miliknya.
“Tidak bisa qt kasih begitu mobilku,” kata pria pemobil itu kepada prajurit TNI tersebut, dikutip dari video yang beredar.
Para prajurit itu pun menyuruh pria tersebut untuk keluar dari mobilnya.
“Kau tidak mau keluar?” teriak petugas.
Tak berselang lama, seorang TNI itu kemudian mencekik leher pria tersebut hingga laki-laki itu tersedak.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
