Terkini.id, Jakarta – Teka-teki penemuan jasad Handi Saputra dan Salsabila korban kecelakaan di Jalan Raya Nagreg, kabupaten Bandung, Jawa Barat di Sungai Serayu.
Banyumas mulai menemukan titik terang. Kedua korban tabrak lari Kolonen Priyanto dan dua oknum TNI AD lainnya ini ternyata dibuang di Jembatan Sungai Tajum yang menjadi penghubung Banyumas dan Cilacap.
Jembatan Sungai Tajum ini tepatnya berada di Desa Menganti, Banyumas. Jembatan ini berada di Jalan Rawalo – Cilacap yang menghubungkan Banyumas dengan Cilacap. Sementara, Sungai Tajum ini bermuara ke Sungai Serayu.
Berdasarkan salah seorang warga sekitar lokasi jembatan, Marsiti mengaku dirinya tidak melihat kendaraan yang berhenti di jembatan Sungai Tajum. Padahal warungnya itu selalu ramai hingga malam hari dan bisa melihat jika ada kendaraan yang berhenti di jembatan.
“Tidak tahu juga, padahal biasanya di warung saya ramai, tutup sekitar jam 01.30 WIB. Biasanya ada warga yang pada main badminton jadi pada ngopi – ngopi di sini, kalau tidak anak – anak muda, tapi tidak tahu ada kendaraan berhenti di sini,” ujar Marsiti dikutip dari laman detikcom, Senin 3 Januari 2022.
- Titik Terang Kasus Handi dan Salsa, Akting Kolonel Priyanto Terbongkar
- Reka Ulang Kasus Tabrak Lari Handi-Salsa, Suryati Ibu Mendiang Salsabila Minta Hukum Ditegakkan
- Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Ungkap Kolonel P Perintahkan Buang Jasad Handi dan Salsa
- Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin Beberkan Fakta Baru Kasus Tabrak Lari oleh Anggota TNI
Tampak ketiga oknum TNI penabrak Handi dan Salsa juga dihadirkan di lokasi rekonstruksi hari ini, yakni Kolonel Inf Priyanto, Koptu Andreas Dwi Atmoko dan Kopda Ahmad Sholeh. Kegiatan rekonstruksi di TKP Banyumas disebut hanya dilakukan di Jembatan Sungai Tajum.
“Untuk selanjutnya kita belum tahu, kalau kegiatan yang di sini yang hanya jembatan ini saja,” kata Komandan Kodim 0701/Banyumas Letkol Inf Candra Senin 3 Januari 2022, dikutip dari laman detikcom.
Saat rekonstruksi sekitar pukul 14.00 WIB hari ini, area sekitar 100 meter di dekat jembatan ditutup dengan haris polisi. Warga maupun wartawan dilarang mendekat, bahkan jalan – jalan provinsi Banyumas – Cilacap pun ditutup selama rekonstruksi siang ini.
Dari temuan polisi Kamis 23 Desember lalu, Handi diduga masih hidup saat dibuang ke sungai. Sementara kekasihnya, Salsa, disebut sudah meninggal di lokasi kecelakaan karena luka parah di kepala.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
