Terkini id, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD turut buka suara perihal video oknum TNI melakukan praktik kekerasan kepada penonton pertandingan sepak bola saat Tragedi Kanjuruhan.
Akibatnya, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa diminta untuk memberikan langkah tegas kepada para prajurit yang melakukan hal tersebut.
Hal tersebut disampaikan Mahfud MD usai seusai melakukan rapat bersama kementerian dan lembaga terkait.
“Kepada Panglima TNI diminta melakukan tindakan cepat seusai dengan aturan yang berlaku karena di dalam video-video yang beredar, ada juga yang nampaknya melakukan tindakan berlebih dan di luar kewenangannya,” pungkas Mahfud.
Lanjut “Apakah video itu benar atau tidak, panglima TNI akan segera meneliti dan mengumumkannya kepada kita semua,” kata Mahfud dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat. Dikutip Terkini.id dari Jaringan Suara.com. Senin, 3 Oktober 2022.
- 2 Polisi Terdakwa Tragedi di Kanjuruhan Divonis Bebas Menuai Kontroversi
- Pernyataan Mahfud MD Dikecam Oleh Koalisi Masyarakat Sipil
- Imbas Tragedi Kanjuruhan, Gilang 'Juragan 99' Putuskan Mundur Dari Jabatan
- Mahfud MD: Saya Tak Peduli Seberapa Besar Kandungan Kimia Gas Air Mata yang Mematikan, Tidak Penting!
- TGIPF Sebut PSSI Tidak Pernah Beri Tahu Polisi Soal Aturan FIFA Terkait Larangan Penggunaan Gas Air Mata
Sementara itu, Panglima TNI Andika Perkasa menerangkan kalau pihaknya sudah melakukan investigasi perihal prajurit TNI yang melakukan praktik kekerasan kepada penonton.
Ia juga menegaskan kalau pihaknya akan melakukan proses hukum.
Proses hukum dilakukan lantaran apa yang dilakukan prajurit TNI sudah melakukan tindakan di luar kewenangan.
“Itu kan sangat jelas tindakan di luar kewenangan. Jadi kalau KUHPM pasal 126 sudah kena belum lagi KUHPnya. Jadi kita tidak akan mengarah pada disiplin, tidak, tetapi pidana. Karena memang itu sudah sangat berlebihan,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui bahwa Kerusuhan terjadi usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya pada pekan ke-11 Liga 1 Indonesia di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu.
Pada pertandingan tersebut, Persebaya Surabaya mampu memenangi pertandingan berkat gol yang dicetak oleh Silvio Rodrigues, Leo Lelis serta Sho Yamamoto, sedangkan Arema FC sempat membalas melalui Abel Camara.
Dimana tuan rumah mengalami kekalahan 2-3 dari tim Bajul Ijo sehingga membuat suporter turun ke lapangan.
Kondisi ini membuat suporter terlibat bentrokan dengan aparat keamanan hingga luar stadion.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
