Terkini.id, Jakarta – Sebuah kelompok di Eropa yang mengatasnamakan diri mereka Aliansi Dokter Dunia membuat gaduh masyarakat lantaran menyebut Covid-19 adalah virus flu biasa.
Bahkan, mereka mengklaim bahwa sebenarnya di dunia ini tidak ada pandemi virus corona SARS-CoV-2.
Kelompok itu pun meminta agar lockdown di seluruh dunia yang bertujuan untuk mencegah penyebaran virus corona segera diakhiri.
Lewat laman website kelompok tersebut, mereka mendeskripsikan diri sebagai kelompok profesional kesehatan nirlaba independen yang bersatu untuk mengakhiri lockdown.
“Saya ingin menyatakan bahwa tidak ada pandemi atau epidemi medis,” kata salah satu anggota Aliansi Dokter Dunia, Elke de Klerk, yang mengidentifikasi dirinya sebagai dokter umum dari Belanda.
- Progres 86 Persen, Jalan Rabat Beton TMMD 128 Jadi Urat Nadi Peningkatan Ekonomi Warga Jeneponto
- Bank Mandiri Sukses Gelar Livin' Galesong Trail Run 2026, Dorong Sport Tourism dan Ekonomi Lokal
- Penuh Makna, Lembaga Adat Bangkala Genap 25 Tahun, Raja-Raja Se-Sulsel Berkumpul di Balla Lompoa
- Usai Masuk 5 Besar Aquatics World Cup Xi'an di China, Tim Renang Artistik Sulsel Kini Borong 8 Medali Emas di Kejurnas Akuatik Senayan
- Asmo Sulsel Tawarkan Promo Motor Sport dan Scoopy Sepanjang Mei 2026, Jangan Sampai Ketinggalan
Adapun video kelompok Aliansi Dokter Dunia tersebut yang sebelumnya tayang di YouTube telah dihapus pihak YouTube.
Namun, video mereka itu sudah terlanjur beredar luas di media sosial dan salah satunya diunggah oleh akun frankysadikin.
Melansir penelusuran fakta dari Kompas.com, Senin 26 Oktober 2020, para ilmuwan secara umum telah menyatakan penyebab pandemi saat ini adalah virus corona baru SARS-CoV-2 dan bukan jenis virus influenza.
Covid-19 lebih mematikan dari flu musiman. Dan sejauh ini Covid-19 telah membunuh lebih banyak orang dibanding lima flu musiman jika korbannya digabungkan.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan status Covid-19 sebagai pandemi pada 11 Maret 2020.
Dilansir AP News, Jumat 23 Oktober 2020, Direktur Jenderal WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus menerangkan alasan Covid-19 ditetapkan sebagai pandemi global, yakni tingkat penyebaran penyakit dan dampaknya yang sangat mengkhawatirkan.
Menurut data yang dikumpulkan Universitas Johns Hopkins, hingga Senin 26 Oktober 2020 siang, ada lebih dari 43 juta kasus Covid-19 dengan angka kematian lebih dari 1,1 juta secara global.
Beredasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa klaim kelompok Aliansi Dokter Dunia yang menyebut Covid-19 adalah flu biasa merupakan klaim yang salah atau hoaks.
Faktanya, Covid-19 dan virus flu meskipun memiliki gejala yang serupa, namun keduanya adalah virus yang berbeda.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
