Terkini.id, Jakarta – Menteri BUMN Erick Thohir mengangkat dua petugas KRL, Mujenih (34) dan Egi Sandi (24), menjadi pegawai tetap di di PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) lantaran aksi kejujuran keduanya mengembalikan duit Rp 500 juta yang mereka temukan di gerbong KRL.
Mujenih sebelumnya merupakan petugas kebersihan KRL Stasiun Bojong Gede. Sementara Egi adalah petugas pengawalan KRL.
“Alhamdulillah, ya Allah. Begitu besar karunia yang engkau berikan. Terima kasih kepada Pak Erick, dan para pejabat BUMN atas penghargaan ini. Saya enggak nyangka apa yang saya lakukan dihargai sebesar ini. Sekali lagi terima kasih,” kata Mujenih di Kementerian BUMN, Senin 13 Juli 2020 seperti dikutip dari kompascom.
Ungkapan syukur juga diucapkan Egi atas penghargaan dari Menteri BUMN tersebut.
“Saya bersyukur sekali dengan semua penghargaan ini, terutama diangkat jadi pegawai tetap. Keluarga saya pasti senang sekali dan bangga,” kata Egi.
- Munafri Arifuddin Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Pastikan MPLS 2026 di Makassar Berjalan Lancar
- Sutra Gowa Curi Perhatian di HUT Dekranas 2026, Wastra Sutra Dipakai Mendagri Tito Karnavian
- Produk UMKM Bulukumba Dipuji, Stand Dekranasda Dikunjungi Mendagri Tito Karnavian
- Meski Kemarau Meluas, BMKG Prediksi Sulawesi Selatan Masih Diguyur Hujan
- Asmo Sulsel Siapkan Garda Terdepan Penjualan New Honda Vario Evo 160 Lewat Edukasi #Cari_Aman
Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan apresiasinya kepada kedua petugas jujur KRL tersebut.
Erick berharap apa yang dilakukan keduanya bisa menginspirasi pegawai perusahaan plat merah lainnya.
“Ini cermin nyata sebuah akhlak yang dicontohkan teman-teman yang bertugas di barisan paling depan dan berhubungan dengan konsumen. Hal ini harus menginspirasikan kita semua yang bekerja sebagai pengambil kebijakan di level atas atau manajerial,” ujar Erick.
Sebelumnya, sosok petugas kebersihan di Stasiun Bojong Gede, Mujenih, mendadak viral usai aksi jujurnya mengembalikan duit Rp 500 juta dalam bentuk tunai yang ia temukan di KRL Jabodetabek.
Duit tersebut ditemukannya dalam kantong plastik hitam di dalam gerbong KRL rute Jakarta-Bogor tersebut.
Mujenih mengatakan bahwa dirinya menemukan duit itu gerbong 3 dari belakang pada Senin, 6 Juli lalu.
“Awalnya sih saya ketemu uang itu lagi pas di gerbong 3 dari belakang,” kata Mujenih, Kamis 9 Juli 2020 seperti dikutip dari suaracom.
Ketika itu, kata Mujenih, ia sedang bertugas membersihkan gerbong KRL. Saat itulah ia menemukan duit Rp 500 juta tersebut.
Uang itu kemudian ia serahkan ke tempat penemuan barang hilang di Stasiun Bogor.
“Setelah serah terima saya langsung pergi kerja lagi,” ujar Mujenih.
Adapun terkait alasannya menyerahkan uang tersebut ke pihak berwenang, Mujenih mengungkapkan bahwa sudah sepantasnya uang itu ia kembalikan karena bukan miliknya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
