Biasanya Salat Subuh di Masjid, tapi Yosef di Hari Pembunuhan Subang Kebetulan Tak Pergi: Kecapekan

Biasanya Salat Subuh di Masjid, tapi Yosef di Hari Pembunuhan Subang Kebetulan Tak Pergi: Kecapekan

FR
Fitrianna R

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Sedikit demi sedikit fakta baru terus terungkap terkait kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Diketahui lama bungkam seusai berkali-kali diperiksa atas kasus pembunuhan istri dan anaknya, kini Yosef akhirnya buka suara.

Ia mengungkapkan di mana dirinya saat kejadian tewasnya Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.

Yosef mengaku, biasanya ja selalu salat subuh berjamaah di masjid, tetapi di hari kejadian, kebetulan ia tak pergi lantaran kelelahan. 

Dilansir terkini.id dari tayangan KompasTV dalam program AIMAN via tribunnews pada Selasa, 28 September 2021, Yosef mengaku pada malam kejadian, tepatnya 17 Agustus, ia pamit pergi ke rumah istri mudanya sekitar pukul 21.00 WIB.

Baca Juga

“Dari jam 9 pertemuan dengan istri (Tuti), saya pergi dan pamit sangat pamit, tapi pas mau keluar ‘pah tolong besinya diselop lagi,” ungkap Yosef.

Setelah itu, ia langsung pamit ke rumah istri mudanya. Sekitar pukul 21.30 WIB dan tiba di rumah istri mudanya, Yosef mengaku langsung tidur dan tidak melakukan aktivitas lain lagi.

“Aku pamit ke istri muda, kurang lebih setengah 10 malam. Nah, kita habis itu tidur di kamar.”

Yosef bercerita bahwa dirinya kemudian bangun kesiangan, yaitu sekitar pukul 05.00 WIB pada 18 Agustus 2021.

“Karena kenyenyakan, mungkin kecapekan, kita bangun biasanya jam setengah 4, itu bangun bangun jam 5.”

Yosef mengatakan, ia biasanya salat subuh berjemaah di masjid. Namun, di saat itu pada 18 Agustus 2021, ia melewatkan salat berjamaah.

“Itu biasanya salat subuh di masjid, itu tidak,” ujarnya pada Aiman.

Dengan rangkaian ceritanya itu, Yosef pun menegaskan bahwa dirinya memang berada di rumah istri mudanya ketika Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu tewas.

Kendati demikian, Yosef membenarkan bahwa dirinya kemudian pulang ke rumah pagi harinya karena hendak mengambil stik golf.

“Pulang mau ambil stik golf dan ganti sepatu untuk golf. Aku sampai jam 07.15 WIB,” tuturnya.

“Saya kaget rumah berantakan, saya teriak-teriak panggil nama istri dan anak. Saya langsung ke depan untuk menghampiri Ujang pegawai kebersihan.

Setelahnya, Yosef kemudian pergi ke Polsek Jalan Cagak. Namun, sebelumnya, ia mampir ke rumah kakak korban Tuti untuk memberitahu bahwa kedua korban hilang. Hanya saja, saat itu Yosef menduga bahwa anak dan istrinya itu diculik.

“Saya mau lapor ke Kapolsek, sebelumnya bilang dulu ke mamah Danu (kakak korban Tuti) ‘Wak Ida ada penculikan’,” paparnya.

“Lalu ke Polsek di situ kebetulan ada anggota yang kenal, ‘Pak Ace aya penculikan’, terus saya ke rumah sama anggota itu.”

Dengan pengakuan itu, Yosef mengungkapkan bahwa dirinya tidak melihat langsung jasad kedua korban di dalam bagasi mobil.

Ia pun mengaku mengetahui kondisi kedua korban dari petugas hingga dilarang mendekat.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.