Terkini.id, Jakarta – Seorang pria di Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan membuat warganet heboh setelah dilamar oleh perempuan dengan uang panaik atau mahar yang fantastis.
Kejadian yang tak biasa ini pun mendadak viral di media sosial. Pasalnya, sebagaimana tradisi Suku Bugis Makassar umumnya uang panaik diserahkan oleh pihak pria, namun ini malah sebaliknya.
Dilansir dari Era.id, Rabu, 24 November 2021, kabar viral tersebut pertama kali disebarkan oleh akun Facebook bernama Nursheaty Tanty. Dalam unggahannya itu, ia menjelaskan jika dirinya sedang berada di rumah calon mempelai laki-laki.
Waktu itu, Senin 22 November 2021 di Marawai, Kecamatan Tiroang Kabupaten Pinrang, sedang terjadi prosesi melamar atau mappetuada dalam tradisi Bugis.
“Kesepakatan dalam acara mappetuada ini disepakati uang panaik Rp500 juta, 5 sak gula, 5 sak terigu, telur 200 rak, bumbu-bumbu dan kue-kue,” katanya.
Sementara itu, laki-laki yang merupakan legislator tersebut menjawab, kalau lamaran yang dijalaninya baru pertama kali terjadi.
“Ini baru kali ini terjadi, pihak perempuan yang mappanai (melamar) untuk laki-laki,” ujarnya.
Diketahui orang tua calon mempelai perempuan itu bernama Mira. Ia adalah pengusaha bahan rempah-rempah dan ayam yang biasa berdagang di Pasar Leppangangang dan Pekkabata.
Sementara itu orang tua mempelai lelaki adalah Diana, Warga Marawi Kecamatan Tiroang Kabupaten Pinrang.
Lantas apa alasan Mira sehingga melamar anak lelaki dari Diana? Ternyata, semua didasari dari sikap calon mempelai lelaki yang dinilai baik hatinya kepada Mira.
Tak hanya itu, sifat calon besannya juga baik. “Saya punya hubungan baik dengan bu Hj Diana,” ucap Mira.
Lebih lanjut, kata Mira, anak Diana punya nilai plus karena lulusan pesantren.
“Anaknya itu sopan kalau minta uang sama mamanya. Dia duduk dulu, lalu minta uang. Berbeda dengan anak-anak lain pada umumnya,” ujarnya.
Ditegaskan pula jika calon mantunya sangat cocok dengan putrinya. Walau belakangan diketahui, umur anaknya ternyata belum memenuhi syarat untuk dinikahkan.
Sebab, anaknya masih duduk di kelas 3 SMP. Sementara putra dari Diana mesti lulus kuliah dulu.
Kendati demikian, pernikahan putranya dan putri dari Diana masih menunggu waktu yang tepat. “Kemarin itu masih lamaran, untuk pernikahan masih 3-4 tahun lagi,” katanya.
Adapun soal jumlah uang panaik, Mira mengaku itu sebagai bentuk rasa syukur karena bisnisnya selama ini cukup lancar.
“Alhamdulillah bisnis ayam saya lancar, jadi tidak masalah (uang pesta mahal),” katanya.
“Semoga niat baik ini bisa berjalan dengan lancar. Doakan yang terbaik saja. Kita tidak tahu ke depannya bagaimana. Tuhan yang menentukan,” ucapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
