Skandal Kredit Fiktif Bank Mandiri Guncang Sulawesi Selatan, Negara Rugi Miliaran Rupiah

Skandal Kredit Fiktif Bank Mandiri Guncang Sulawesi Selatan, Negara Rugi Miliaran Rupiah

K
Kamsah

Penulis

Terkini, Makassar – Dalam sebuah pengungkapan mengejutkan, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan telah mengungkap dugaan korupsi besar-besaran dalam skema pemberian kredit oleh Bank Mandiri kepada Koperasi PT. Eastern Pearl Flour Mills (EPFM).

Skandal yang membentang dari tahun 2018 hingga 2019 ini diduga telah merugikan negara hingga puluhan miliar rupiah.

Tiga individu, yang identitasnya telah dirahasiakan namun disebut berinisial MM, RF, dan RHA, kini telah ditetapkan sebagai calon tersangka dalam kasus ini.

Mereka diduga terlibat dalam praktik manipulatif, termasuk pemalsuan dokumen dan penggelembungan data, untuk mendapatkan fasilitas kredit senilai Rp120 miliar.

“Dana kredit yang seharusnya digunakan untuk kepentingan koperasi justru dialihkan ke rekening pribadi para tersangka,” ungkap Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Andi Rian Djayadi, dalam konferensi pers pada Rabu lalu.

Baca Juga

Modus operandi yang digunakan oleh para tersangka terbilang licin. Mereka diduga dengan sengaja menyajikan data fiktif dan ganda dalam pengajuan kredit, serta memalsukan tanda tangan sejumlah pihak yang berwenang.

Akibatnya, Bank Mandiri terpedaya untuk menyalurkan dana kredit yang kemudian disalahgunakan.

Kerugian negara dalam kasus ini diperkirakan mencapai Rp55 miliar,” tambah Kapolda.

Sebagai tindak lanjut, Polda Sulawesi Selatan telah melakukan penyelidikan intensif yang melibatkan pemeriksaan terhadap 154 saksi dan penyitaan sejumlah barang bukti, termasuk dokumen-dokumen penting, uang tunai, serta berbagai jenis kendaraan.

Para tersangka kini dijerat dengan pasal berlapis terkait tindak pidana korupsi. Polda Sulawesi Selatan berkomitmen untuk membawa kasus ini ke pengadilan dan memastikan bahwa para pelaku mendapatkan sanksi yang setimpal.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.